Kemiskinan dan Sumber Daya Alam Sebagai Isu Politik dalam Pemilu 2005 di Bolivia
GIRALT, Koldobika Salas, Koldobika Salas Giralt
2007 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalRivalitas politik pada level partai selalu diwarnai isu-isu penghapusan kemiskinan sebagai isu populer. Dengan latar belakang kemiskinan tersebut terdapat fenomena menarik yang terkait dengan Bolivia sebagai penghasil minyak dan gas. Dalam peta persaingan politik antar partai terdapat tiga partai politik,MAS, PODEMOS dan UN3 yang concern terhadap ekploitasi sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat Bolivia.Terkait dengan fenomena pemilu Bolivia tahun 2005, terdapat permasalahan yang menarik dimana intensitas persaingan tidak hanya ditunjukkan pada perolehan hasil pemilu tetapi juga pada penggunaan isu eksploitasi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Bolivia. Yang berarti bahwa masalah kesejahteraan ekonomi merupakan isu sentral pada pemilu 2005, dan pemanfaatan SDA merupakan alternatif utama untuk mengatasi tingginya angka kemiskinan. Fenomena kemiskinan di Bolivia merupakan akibat dari kebijakan pemerintah/negara yang tidak melindungi kepentingan rakyatnya. Demikian juga fenomena instabilitas politik yang mewarnai kehidupan masyarakat ketika paham kapitalisme diadopsi sebagai dasar kebijakan struktural yang mengarahkan masyarakat masuk pada arena persaingan bebas atau global. Akhirnya refleksi ideologi yang tercermin dalam sikap dan pandangan Evo Morales merupakan kunci kesuksesan menuju kursi presiden. Disisi yang lain kesuksesan atau kemenangan merupakan hasil tindakan politik rakyat Bolivia ketika menyalurkan aspirasinya melalui mekanisme pemilu. Sikap rakyat Bolivia dipengaruhi oleh kondisi ekonomi politik yang diskriminatif serta solusi alternatif permasalahan kemiskinan. Dengan referensi tersebut dukungan kepada Evo Morales dan partai MAS menjadi sebuah kemenangan yang tidak terbantahkan.
Kata Kunci : Isu Politik; Pemilu; Bolivia