Hubungan Antara Kelompok Teroris FARC Kolombia dengan Kelompok Transnational Organized Crime (TOC)
LUBIS, Hidayah Utama, Hidayah Utama Lubis
2007 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalTerorisme dan TOC telah menjadi ancaman terbesar bagi keamanan internasional selama satu dekade terakhir.Kelompok-kelompok teroris dan TOC sebagian besar berbasis di negara berkembang dan negara dunia ketiga. Kolombia adalah salah satunya.Hubungan antara kelompok teroris FARC dan TOC bukanlah sebuah fenomena baru. Berkurangnya dukungan negara terhadap kelompok teroris(state-sponsored terrorism) menyebabkan kelompok TOC menjadi mitra strategis kelompok teroris, khususnya dalam hal pendanaan dan penyediaan senjata.Perubahan konfigurasi sistem internasional pada awal dekade 1990an memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap FARC. Berkurangnya state-sponsored terrorism yang selama ini menjadi memberikan kontribusi sangat besar bagi FARC akhirnya mendorong mereka untuk beralih menjadi self-sponsored terrorism. Salah satu caranya adalah bekerjasama dengan mitra yang memiliki akses dana yang kuat. Dan kelompok TOC sangat mumpuni dalam hal tersebut. Hubungan yang terjalin antara FARC dan kelompok TOC berada pada fase nexus dan symbiotic. Fase nexus terjalin dengan gembong obat bius Fernando Da Costa, Vladimiro Montesinos, dan mafia Rusia. Sedangkan fase symbiotic terjalin dengan Karte Arellano-Felix dan kartel obat bius Kolombia.
Kata Kunci : Teroris; FARC Kolombia; Transnational Organized Crime