Laporkan Masalah

Interaksi Sosial Pesantren dengan Masyarakat Sekitar (Studi Pada Pesantren-Pesantren di Desa Wonokromo Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul)

BUDIARNI, Ika, Ika Budiarni

2007 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Penelitian ini berawal dari keinginan peneliti untuk mengetahui interaksi pesantren-pesantren di Desa Wonokromo dengan masyarakat sekitarnya. Karena, peneliti memandang bahwa keberadaan pesantren-pesantren di desa ini merupakan potensi dalam proses pembangunan masyarakat. Sejauh ini, pesantren-pesantren di Wonokromo sebagian besar masih terfokus pada kegiatan internal pesantren sehingga keterlibatan pesantren di masyarakat menjadi terbatas. Terbatasnya peran pesantren dalam masyarakat ini menyebabkan potensi yang dimiliki pesantren tidak dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh dari permasalahan ini adalah otoritas pengasuh pesantren (kyai) sebagai pembuat kebijakan (decision maker) pesantren. Permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah: Bagaimana interaksi pesantren dengan masyarakat sekitar. Riset ini dilakukan untuk mengetahui interaksi antara pesantren dengan masyarakat dan juga program-program yang ada. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif. Penggunaan metode ini merupakan pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Wonokromo Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Unit analisisnya adalah pesantren dengan 2 tipologi saja yaitu pesantren salaf dan komprehensif. Metode pengambilan sampelnya adalah sampel bertujuan (purposive sample). Pesantren Al Mahalli dan Fadlun Minalloh sebagai sampel pesantren salaf sedangkan Pesantren Al Mahalli sebagai sampel pesantren komprehensif. Proses pengumpulan datanya menggunakan 3 cara yaitu; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selain itu juga dilengkapi dengan pengumpulan artikel-artikel dari internet,data administrasi dan referensi penelitian sebelumnya. Desa Wonokromo merupakan suatu konstruksi masyarakat Islam tradisional yang terbentuknya dilatarbelakangi faktor sejarah yang unik. Di desa ini berdiri sekitar 17 pesantren yang terdiri dari 16 pesantren tradisional (salaf) dan 1 pesantren komprehensif.Pesantren salaf memiliki fokus kajian pada kitab kuning maupun keunggulannya dalam metode tahfidzul Qur’an (menghafal Al Qur’an). Sedangkan pesantren komprehensif merupakan perpaduan sistem salaf dan modern bahkan telah memasukkan program pengembangan masyarakat Pesantren-pesantren di Wonokromo hingga saat ini masih mengunggulkan peran sentral seorang kyai. Penguasaanya yang mendalam dalam ilmu agama dan kharisma yang dimiliki menjadikan seorang kyai disegani di kalangan masyarakat maupun santri-santrinya. Kebijakan pesantren dan interaksinya dengan masyarakat sangat tergantung dari seorang kyai. Pesantren di Wonokromo juga dapat dilihat dari segi fungsinya sebagai lembaga sosial yaitu kepedulian pesantren dalam mewadahi kepentingan masyarakat melalui program-program pesantren yang melibatkan partisipasi masyarakat. Berbicara mengenai teori sistem, pesantren dan masyarakat berperan penting dalam pemeliharaan sistem sosial karena keduanya saling berkaitan. Penelitian ini berakhir dengan kesimpulan utama bahwa kyai merupakan tokoh kharismatik dalam masyarakat pesantren sehingga interaksi sosial pesantren pada dasarnya merupakan manifestasi interaksi antara kyai/pengasuh pesantren dengan masyarakat. Kontak sosial dan komunikasi antara pesantren dengan masyarakat menunjukkan sudah terjalinnya interaksi sosial dalam masyarakat pesantren ini.Hambatan yang ada dalam interaksi hendaknya menjadi perhatian pihak pesantren dan masyarakat sebagai bentuk evaluasi. Penelitian mengenai pesantren ini belum dapat mengcover 3 tipologi pesantren, sehingga penulis berharap agar penelitian dengan tema sama dapat mengkaji lebih jauh mengenai ketiga tipologi pesantren sebagai upaya penyempurnaan dan dapat memperkaya kajian pembangunan masyarakat.

Kata Kunci : Hubungan Sosial; Pesantren


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.