Kothek Lesung,Potensi Penerapan Nilai Kesenian Tradisional Dalam Pembangunan Masyarakat di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen,Propinsi Jawa Tengah
PUTRA, Kurnia Setiya, Kurnia Setiya Putra
2007 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Hal utama dalam pembangunan adalah perubahan masyarakat kearah yang lebih baik. Sayangnya hal tersebut masih belum dapat diwujudkan dalam pembangunan dikarenakan pembangunan hanya mengambil sisi peningkatan produktivitas tanpa mempertimbangkan masyarakat sebagai sebuah sistem sosial.Untuk itu perlu adanya pemahaman terhadap masyarakat untuk menetapkan arah pembangunan yang sesuai dengan karakter masyarakat. Dan kebudayaan adalah salah satu cara memahami karakter masyarakat. Kebudayaan merupakan hasil cipta dan karsa yang terbentuk melalui proses panjang kehidupan sebuah masyarakat. Kebudayaan juga dapat diwujudkan dalam sebuah simbol yakni kesenian tradisional. Memahami simbol inilah kemudian akan memudahkan kita memahami karakter masyarakat yang kemudian dapat dikelompokan sebagai modal sosial dalam pembangunan. Kesenian tradisional kothek lesung merupakan salah satu jenis kesenian yang ada di kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Propinsi Jawa Tengah. Adalah sebuah kesenian yang terlahir dari aktivitas menumbuk padi yang dilakukakan oleh masyarakat desa. Dari aktivitas kesenian kothek lesung ini terdapat sebuah nuansa atau kesan bagi orang yang melihatnya, secara sekilas atau terlebih lagi ketika akan memasuki pada ranah yang lebih dalam. Kesan inilah yang akan menjadi sebuah kajian dalam penulisan skripsi ini. Interaksi yang dijalin antara sesama masyarakat, alam, dan hubungan dengan Sang Pencipta, menjadikan sebuah potensi tersendiri bagi kesenian tradisional sebagai media penyampaian kepada masyarakat. Faktor bahasa lesung sebagai bahasa ibu pada masyarakat agraris akan mempunyai kelebihan untuk memasuki ruang pemahaman masyarakat. Untuk itu dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui nilai-nilai apa saja yang ada dalam kesenian tradisional kothek lesung dan peranya sebagai potensi masyarakat di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Propinsi Jawa Tengah.Langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam penelitian adalah pertama peneliti mencoba mendiskripsikan semua hal yang berkaitan dengan kesenian Kothek Lesung. Kemudian mencari pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai yang ada dalam aktivitas tersebut, kemudain mencoba menganalisis penerapannya sebagai potensi dalam pembangunan masyarakat Puring. Hasil dari penelitian ini adalah, pertama adalah penulis berhasil mendiskripsikan fenomena kesenian kothek lesung di Kecamatan Puring dari proses pembuatan lesung, proses menumbuk padi, ketela, dan kopi. Kedua peneliti berhasil menganalisis pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai yang ada dalam kesenian kothek lesung, kemudian mengkaji penerapanya sebagai potensi dalam pembangunan masyarakat Puring. Ketiga, peneliti berhasil melengkapi diskripsi tentang fenomena kothek lesung dalam bentuk film dokumenter berjudul “Gendong Pitu” dan foto.
Kata Kunci : Kesenian Tradisional; Pembangunan