Sekuritisasi Jepang Pasca Percobaan Nuklir Korea Utara 9 Oktober 2006
GURUSINGA, Ascana Luisa, Ascana Luisa Gurusinga
2007 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalAktor sekuritisasi nuklir Korut di Jepang adalah Perdana Menteri Shinzo Abe dan Partai pendukungnya, yaitu Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP). Kedua aktor dalam sistem politik Jepang ini berperan dalam perubahan Badan Pertahanan Jepang (Japan Defense Agency/JDA) menjadi Departemen Pertahanan (Ministry of Defense), yang selanjutnya menjadi aktor sekuritisasi di Jepang. Aktor-aktor sekuritisasi ini kemudian meyakinkan masyarakat Jepang akan ancaman nuklir Korut dan membentuk opini masyarakat akan perlunya dilakukan tindakan-tindakan darurat dalam menghadapi ancaman tersebut. Tindakan-tindakan darurat yang dilakukan oleh aktor-aktor sekuritisasi tersebut, antara lain: melakukan revisi Konstitusi 1947dan merubah Badan Pertahanan Jepang menjadi Departemen Pertahanan.Dampak dari sekuritisasi yang terjadi di Jepang akibat nuklir Korut terhadap politik ldalam negeri Jepang, antara lain: Badan PertahananJepang berubah menjadi kementerian, terbentuknya Pakta pertahanan Jepang-AS, terbentuknya kerja sama antara AS, Jepang, dan Australia, dll. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan studi literatur. Pemerintah melakukan upaya untuk menciptakan persepsi tentang ancaman bersama, Korea Utara dianggap sebagai ancaman nyata (existential threat) bagi kedaulatan negara Jepang. Sebagai tanggapan terhadap ancaman nuklir Korut, pemerintah merasa perlu untuk melakukan tindakan-tindakan darurat.
Kata Kunci : Pengamanan; Nuklir; Korea Utara; Jepang