Persepsi Pegawai Badan Informasi Daerah DIY Terhadap Pemanfaatan Komputer di Organisasi
YAMANI, Sayed Mahmud Afdhal, Sayed Mahmud Afdhal Yamani
2007 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Badan Informasi Daerah (BID) sebagai Lembaga Teknis Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (D.I.Y) yang bertugas secara khusus untuk mengelola dan mengembangkan informasi daerah. Untuk menjalankan tugas dan fungsinya ini BID tentu membutuhkan dukungan teknologi informasi dan komunikasi berupa komputer dalam rangka mengakomodasi serta memfasilitasi BID dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut. Penggunaan komputer di BID secara langsung akan berkaitan pada pengelolaan sistem informasi di organisasi (internal) serta komputer mengakomodasi dan memfasilitasi BID dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sehingga adanya pemanfaatan komputer secara optimal atau tidak optimal di BID akan berpengaruh langsung pada sistem informasi di BID (internal) serta secara tidak langsung pada tugas dan fungsi yang diselenggarakan BID. Adanya pengalaman yang kurang baik dalam penerapan komputer di organisasi Pemerintah Indonesia memberikan kehawatiran apabila itu terjadi di BID. Sehingga menjadi penting untuk menyelenggarakan penelitian yang berjudul, “Persepsi Pegawai Badan Informasi Daerah Terhadap Pemanfaatan Komputer di Organisasi”. Penelitian ini diselenggarakan dengan menggunakan pendekatan gabungan (mixed) antara kuantitatif atau kualitatif. Pendekatan kuantitatif lebih dominan dibandingkan pendekatan kualitatif pada penelitian ini. Sehingga jenis penelitian ini digolongkan sebagai penelitian survei deskriptif. Hasil lapangan menunjukkan Pegawai BID telah memanfaatkan komputer dengan baik dengan adanya persepsi Pegawai BID yang memanfaatkan komputer untuk beberapa hal, meliputi; (1) komputer dimanfaatkan untuk memroses informasi di organisasi, (2) komputer dimanfaatkan dalam komunikasi di organisasi, (3) komputer dimanfaatkan untuk perencanaan & pengendalian di organisasi, (4) komputer dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan di organisasi, (5) komputer dimanfaatkan untuk otomasi di organisasi. Hasil lapangan ini sekaligus sebagai pembantahan pada berbagai kehawatiran penerapan komputer di organisasi Pemerintah Indonesia. Komputer telah dimanfaatkan secara baik di BID. Namun, pemanfaatan komputer tersebut belum dimanfaatkan secara optimal di BID. Hasil di lapangan masih menunjukkan komputer belum di manfaatkan secara optimal di BID. Hal ini dapat dilihat dengan masih adanya kendala Sumber Daya Manusia (SDM), infrastruktur komputer beserta sarana & prasarana pendukungnya serta kendala budaya organisasi yang belum adaptif dengan adanya penerapan teknologi informasi & komunikasi berupa komputer di terapkan di BID. Hal ini tentunya berimplikasi pada penyelenggaraan tugas dan fungsi BID. Adanya Persepsi Pegawai BID yang telah cukup baik, perihal ”pemanfaatan komputer di organisasi” ini sebaiknya diakomodasi dan difasilitasi. Adapun bentuk pengakomodasian dan pemfasilitasannya ini dapat berupa; peningkatan SDM, pengadaan infrastruktur komputer serta dibutuhkannya pengadaptasian budaya organisasi BID pada penerapan teknologi (komputer) di organisasi BID. Agar penerapan teknologi (komputer) dapat mencapai nilai guna yang optimal. Kemudian dalam rangka terselenggarannya tugas dan fungsi BID ini dibutuhkan juga adanya hubungan serta komitmen kerjasama antara pihak Pemerintah, swasta (private sector) dan masyarakat.
Kata Kunci : Persepsi Pegawai