Laporkan Masalah

Social Responsibility Pesantren (Studi terhadap tanggung jawab sosial Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Yogyakarta di bidang Pendidikan)

LAILIA, Anni Mufida, Anni Mufida Lailia

2007 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Selain menjadi tanggung jawab negara, kini pemeliharaan kesejahteraan masyarakat juga menjadi tanggung jawab swasta dan masyarakat. Lembaga dan komunitas sebagai bagian dari masyarakat memiliki peranan penting dalam memelihara kehidupan masyarakat yang aman, tenteram dan sejahtera. Salah satu peranan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab sosial. Tanggung jawab sosial pesantren sebagai lembaga keagamaan yang berdiri di tengah masyarakat merupakan suatu bentuk kepedulian dan pengabdian pondok pesantren terhadap masyarakat sekitar, dengan prinsip non profit oriented. Bentuk tanggung jawab sosial yang dimaksud di sini adalah pelayanan sosial dalam bidang pendidikan masyarakat, dimana hal itu dipetakan lagi menjadi pendidikan non formal masyarakat di bidang keagamaan dan pendidikan formal dalam bentuk pemberian beasiswa bagi masyarakat sekitar. Dalam mewujudkan pelayanan sosial yang bermutu, pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu condition sine qua non (prasyarat mutlak). Oleh karena itu, pembahasan implementasi tanggung jawab sosial pondok pesantren dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dalam melakukan pelayanan sosial telah sesuai dengan indikator pemberdayaan masyarakat ataukah belum, dimana salah satu inti pemberdayaan masyarakat adalah memberi peluang kepada masyarakat untuk ikut merencanakan, melaksanakan dan mengawasi atau mengendalikan kegiatan pelayanan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Obyek penelitiannya adalah lembaga pondok pesantren sebagai pelaksana program dan masyarakat sekitar sebagai sasaran program. Lokasi penelitian ini adalah Pondok Pesantren Wahid Hasyim yang berada di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Informan dari penelitian ini terdiri atas pelaksana program dan sasaran program, yaitu dari pihak Pondok Pesantren dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa sebagian besar implementasi program tanggung jawab sosial PPWH telah memberdayakan masyarakat, namun belum sepenuhnya karena masih kurangnya pendekatan bagi masyarakat yang belum dapat didekati dengan metode ceramah atau pengajian. Dari segi kepuasan masyarakat, di satu sisi masyarakat telah cukup puas dan merasa diberdayakan oleh pondok pesantren melalui lembaga-lembaganya yang bergerak dalam bidang pendidikan masyarakat, serta puas dengan dampak-dampak positif yang ditimbulkan oleh kegiatan-kegiatan tersebut. Namun di sisi lain bagi sebagian kecil masyarakat masih terdapat kesan bahwa pondok pesantren kurang membaur dengan masyarakat sekitar. Hal itu dikhawatirkan dapat mengakibatkan konflik laten maupun manifest. Kurang harmonisnya hubungan antara pondok dan dan masyarakat sekitar ini sedikit banyak dapat mempengaruhi kelancaran program tanggung jawab sosial yang dijalankan pondok pesantren.

Kata Kunci : Pesantren; Pendidikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.