Waria dalam Tekanan Diskriminasi Lapangan Kerja (Studi Tentang Pola Adaptasi Waria Dalam Menghadapi Diskriminasi Sektor Kerja Formal di Kota Yogyakarta)
PARAMITA, Anisa Indah, Anisa Indah Paramita
2007 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Penelitian berjudul “Waria Dalam Tekanan Diskriminasi Lapangan Kerja” (Studi tentang pola adaptasi waria dalam menghadapi diskriminasi sektor kerja formal di Kota Yogyakarta) dilatar belakangi oleh permasalahan waria dalam menghadapi berbagai perlakuan diskriminatif. Waria mengalami berbagai diskriminasi baik di lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat bahkan di lingkungan pekerjaan. Akan tetapi diskriminasi yang paling kentara yang diterima oleh waria adalah diskriminasi dalam memperoleh lapangan pekerjaan. Di dalam dunia kerja tidak semua bidang pekerjaan dapat menerima kehadiran waria. Waria tidak bisa merambah dunia kerja yang bersifat formal. Padahal pada pasal 27 ayat 2 UUD disebutkan bahwa ‘tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan’. Permasalahan yang dihadapi waria tidak dapat dipandang sebelah mata karena waria juga merupakan bagian dari masyarakat dan jumlah waria semakin mengalami peningkatan. Untuk menjelaskan dan mendalami permasalahan waria dalam proses adaptasinya terutama dalam menghadapi diskriminasi lapangan kerja penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolik dengan perspektif labeling. Berkaitan dengan hal tersebut, maka ketika lingkungan sekitar dimana waria berada menganggap waria adalah komunitas yang abnormal dan lain dengan manusia yang lain, maka label tersebut akan membawa implikasi kepada tindakan masyarakat kepada waria. Termasuk melakukan diskriminasi terhadap waria dalam berbagai aspek, dalam konteks ini termasuk diskriminasi dalam pekerjaan di sektor kerja formal. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dalam rangka memahami dan mengkaji masalah diskriminasi yang dialami kaum waria dalam berbagai aspek terutama diskriminasi dalam mengakses lapangan kerja di sektor formal di Yogyakarta secara lebih mendalam serta untuk mendapatkan pemahaman yang utuh dari kelompok waria yaitu tentang pola adaptasinya dalam menghadapi diskriminasi - diskriminasi tersebut terutama diskriminasi yang mereka hadapi dalam mengakses lapangan kerja sektor kerja formal. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa terdapat keterkaitan antara diskriminasi yang dialami waria di dalam keluarga, di dalam masyarakat serta diskriminasi di dalam pekerjaan. Ketika seorang waria mendapat perlakuan diskriminatif di dalam keluarga dan memutuskan untuk meninggalkan rumah, berarti waria tersebut dituntut untuk hidup mandiri. Keterbatasan ketrampilan dan tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan mereka terjerumus di dalam dunia pelacuran. Hal inilah yang menyebabkan stigma negatif waria di mata masyarakat sehingga kemudian muncul perlakuan diskriminatif terhadap waria. Pandangan masyarakat tentang waria ini turut berimbas pada penerimaan terhadap waria dalam bidang pekerjaan terutama di sektor formal. Baik pemerintah maupun pihak swasta belum berani menerima waria terkecuali bagi waria yang tetap berpenampilan seperti laki-laki ketika bekerja. Sehingga kemudian waria terdiskriminasi dalam bidang pekerjaan terutama di sektor formal.
Kata Kunci : Waria: Diskriminasi