Laporkan Masalah

Televisi dalam Dunia Anak ( Etnografi Perilaku Anak Menonton Televisi dalam Aktivitas Keseharian di Kec Banyuwangi)

TRIWARDANI, Reny, Reny Triwardani

2007 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Audiences are not blank sheets of paper on which media messages can be written; members of an audiece will have prior attitudes and beliefs which will determine how effective media messages are (Abercrombie, 1996:141) Audiens merupakan sasaran terpenting dalam mencapai tujuan komunikasi bermedia. Audiens seringkali dianggap sebagai kelompok yang mudah dipengaruhi dan bersikap pasif terhadap terpaan media terutama kelompok audiens anak-anak. Mereka hampir tidak pernah diperhitungkan dalam hal keberdayaannya atas media. Media televisi, melalui program-program televisi, berusaha mempengaruhi audiensnya dengan pelbagai nilai, keyakinan dan ideologi. Media televisi berkembang sebagai sebuah industri budaya, mengutamakan kepentingan ekonomi dengan menggunakan kekuatan dominan yang dimilikinya. Oleh karena itu, relasi antara audiens dengan media televisi tampak berjalan linear, dimana posisi media televisi menjadi superior dan audiens berada pada posisi inferior. Akan tetapi, audiens bukanlah sekadar entitas pasif yang mudah dipengaruhi oleh media televisi. Aktivitas menonton televisi tersituasikan dalam praktik-praktik domestik sehari-hari. Secara khusus, ruang domestik rumah adalah situs konstruksi dan pergulatan identitas-identitas kultural yang lebih luas. Maka dari itu, praktik menonton televisi dapat dipahami sebagai praktik negosiasi yang terjadi di antara audiens dengan media televisi. Menonton televisi adalah kegiatan sosio kultural yang kompleks dan tidak dapat dilepaskan dari konteks yang melatarbelakangi terjadinya perilaku komunikasi yang tengah berlangsung. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi yang bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku anak menonton televisi dalam aktivitas keseharian dan mengetahui aspek-aspek sosio kultural yang melatarbelakangi perilaku anak menonton televisi. Metode ini digunakan untuk mendapatkan gambaran lengkap bagaimana perilaku anak menonton televisi sekaligus melihat konteks sistem sosial, politik , budaya tempat proses menonton terjadi.Penelitian ini dilakukan pada tiga orang anak usia sekolah dasar di kecamatan Banyuwangi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa anak-anak menegosiasikan televisi dalam praktik menonton yang telah menjadi ritual kesehariannya. Di dalam aktivitas menonton, aspek-aspek sosial kultural dan ekonomi yang dinegosiasikan oleh para informan adalah referensi budaya dan kemampuan intelektual, aturan dan kewajiban domestik dalam keluarga serta status ekonomi. Dengan kata lain, menonton televisi adalah proses yang aktif dan dialami dalam kerangka aktivitas keseharian.

Kata Kunci : Televisi; Anak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.