Laporkan Masalah

Tingkat Kebebasan Media di Malasyia dan Latar Belakang Sosial Politiknya

HUTAPEA, Nurita Roully, Nurita Roully Hutapea

2007 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Pembatasan kebebasan media Malaysia selalu dihubungkan dengan mantan Perdana Menteri Mahathir Mohammad4. Bentuk-bentuk represi yang dilakukan pemerintah terhadap kebebasan media di Malaysia. Penelitian ini memilih menggunakan kata “rendah” untuk menyatakan tingkat kebebasan media Malaysia tersebut. FH memiliki 4 indikator yaitu Legal Environment, Political Influences, Economic Pressures, Self-Censorship. Berdasarkan keempat indikator itulah FH menyatakan tingkat kebebasan media di Malaysia rendah. Di bagian awal skripsi ini penulis ingin membuktikan pernyataan FH tersebut dengan menganalisa kembali tingkat kebebasan media di Malaysia menggunakan salah satu teori pers dan media Siebert, yaitu Teori Media Otoritarian. Penulis berharap dapat memperoleh data dan informasi untuk semakin mendukung pembahasan, yaitu dari Freedom House sendiri dan lembaga-lembaga media lain yang cukup diakui di tingkat internasional maupun regional - seperti Article 19 dan CIJ (Central for Independent Journalism). Untuk pada akhirnya, mendapatkan penjelasan mengapa tingkat kebebasan media di Malaysia dikategorikan rendah. Pada prinsipnya, penulis menemukan relasi antara pemerintah dengan media di negara ini sangat menarik untuk dianalisa. Di tengah derasnya tuntutan akan kebebasan pers di seluruh dunia, pemerintah Malaysia justru tetap mempertahankan kontrol dan pengawasan yang ketat terhadap sepak terjang media. Menjadi ironis ketika pemerintah sendiri tidak mengakui telah melakukan pengekangan terhadap kebebasan medianya, bahkan menyatakan tindakan tersebut sebagai sebuah tuntutan dari kondisi sosial politik negaranya. Dan meski kebebasan media terus dikategorikan rendah, sangat sedikit kritik yang berkembang dari dalam maupun luar negeri, dari perspektif komunikasi ataupun politik. Penelitian ini akan menggunakan metode deskripsi sekaligus analisa kualitatif; yaitu dengan cara menggambarkan kondisi umum media di Malaysia saat ini serta menganalisa indikator-indikator yang membawa Malaysia tingkat kebebasan media yang rendah. Selanjutnya, pola hubungan yang dijalankan pemerintah terhadap media di negara ini akan digunakan untuk menjelaskan latar belakang sosial-politik terus berlangsungnya kontrol pengaturan media.

Kata Kunci : Kebebasan Media; Politik; Malasyia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.