Laporkan Masalah

Modal Sosial dan Penguatan Industri Kecil (Studi Mengenai Peran Modal Sosial Dalam Penguatan Usaha Industri Kecil Genteng di Dusun Berjo dan Kunden, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman

PUSPITASARI, Dewi Cahyani, Dewi Cahyani Puspitasari

2007 | Skripsi | Sosiologi

Penelitian mengenai Modal Sosial dan Penguatan Industri Kecil (Studi Mengenai Peran Modal Sosial Dalam Penguatan Usaha Industri Kecil Genteng di Dusun Berjo dan Kunden, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman) ini mengambil konteks masyarakat pengrajin genteng. Pengrajin genteng di Desa Sidoluhur merupakan bagian dari industri kecil yang berkembang di wilayah kecamatan Godean. Usaha yang dikembangkan secara turun temurun ini menjadi menarik untuk dikaji dari sisi modal sosial sebagai bagian modal komunitas pengrajin genteng. Layaknya suatu bisnis sarat dengan persaingan usaha dengan orientasi ekonomi berupa perolehan pendapatan atau laba, masih terdapat kearifan lokal dalam aktivitas ekonominya. Potensi modal sosial yang ada dijadikan oleh pengrajin genteng sebagai alternatif solusi atas kompleksitas masalah yang ada. Problematika yang sifatnya teknis seperti pengadaan bahan baku maupun tenaga kerja dengan biaya yang makin mahal, maupun sisi pemasaran produk yang semakin kompetitif pasarnya. Karenanya, esensi pokok dalam penelitian ini menekankan pada bagaimana mekanisme yang terbentuk di antara pengrajin genteng melalui faktor non-ekonomis berupa modal sosial ini berproses sebagai strategi bertahan hidup untuk penguatan usaha. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode kualitatif yaitu studi kasus dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai modal sosial pengrajin genteng. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk menggambarkan setting tempat, ekspresi budaya dan keadaan sosial masyarakat. Selain itu dilakukan wawancara mendalam kepada informan yang terdiri dari informan utama berasal dari kalangan pengrajin genteng baik yang tergabung dalam paguyuban dan koperasi maupun tidak. Informan lain adalah pengurus paguyuban dan koperasi sebagai organisator di antara pengrajin genteng. Informan dari pihak dusun, desa, kecamatan, Dinas P2KPM (Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal), serta BAPPEDA Sleman untuk memperoleh informasi mengenai kebijakan dan perkembangan industri genteng. Analisa data dilakukan dengan pola siklikal yaitu mendeskripsikan fenomena,mengklasifikasikannya dan melihat bagaimana konsep-konsep muncul dan saling berkaitan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan proses pembentukan modal sosial dapat ditinjau dari sisi historis dan dimensi modal sosial. Tinjauan historis dapat dilihat pada fase pertumbuhan industri genteng khususnya di Sidoluhur, berawal dari usaha keluarga meluas tingkat dusun hingga kecamatan. Untuk dimensi sosial menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam pembentukan modal sosial yaitu dimensi kultural (norma dan nilai sosial), dimensi kepercayaan/trust, dimensi timbal balik/reciprocity, dimensi jaringan sosial dan dimensi tindakan sosial. Peran yang dimunculkan modal sosial inilah menjadikan pengrajin genteng di Godean khususnya wilayah dusun Berjo dan Kunden mampu eksis di tengah iklim usaha yang kompetitif.

Kata Kunci : Modal Sosial; Industri Kecil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.