Kerjasama Pengembangan Ballistic Missille Defense Jepang-Amerika; Studi Kasus Proses Pembuatan Kebijakan di dalam Birokrasi Jepang
NOVITA, Dyah Ratna Meta, Dyah Ratna Meta Novita
2007 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasionalkebijakan kerja sama pengembangan BMD Jepang-Amerika diambil merupakan hasil dari proses tarik-menarik kepentingan para birokrat di dalam pemerintahan. Dalam menentukan kebijakan kerja sama pengembangan BMD Jepang-Amerika terjadi proses tarik-menarik kepentingan para birokrat Jepang yang terdapat di Japan Defense Agency, Japan Self Defense Force, The Ministry of Foreign Affairs, The Ministry of Finance, dan The Ministry of International Trade and Industry. Kepentingan para birokrat MoFA dan JDA yang menang dalam proses tarik-menarik kepentingan para birokrat pemerintah. kerja sama ini mengintegrasikan militer Jepang dan Amerika dalam mengoperasikan BMD yang menimbulkan terjadinya collective self-defense. Hal ini dapat menyeret Jepang ke dalam masalah Taiwan dalam konteks hubungan Taiwan-Amerika-Jepang jika Amerika memutuskan untuk terlibat dalam masalah Taiwan karena adanya Taiwan Relation Act. Begitu juga jika Amerika memutuskan membantu Korea Selatan dalam konflik di Semenanjung Korea. Jepang akan mengalami security dilemma, jika Jepang membantu Amerika maka Jepang akan terlibat dalam krisis di Asia Timur yang bukan keinginannya sendiri.
Kata Kunci : Birokrasi Jepang