Laporkan Masalah

Uji Korelasi Komunikasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Magaleng

PRASETYANINGSIH, Dwi, Dwi Prasetyaningsih

2006 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Kinerja perusahaan merupakan gambaran mengenai kondisi suatu perusahaan. Target kinerja perusahaan yang tercapai menunjukkan kinerja yang baik dalam perusahaan tersebut. Keberhasilan tersebut tentu saja tidak terlepas dari faktor SDM, yaitu kinerja pegawainya. PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Magelang merupakan salah satu perusahaan yang telah mencapai target kinerja dengan kategori nilai K1 (baik), peringkat pegawainya pun rata-rata mengalami kenaikan pada tahun 2006, yaitu peringkat yang didasarkan pada ranking sebelumnya berkisar antara 9-24, mengalami peningkatan peringkat yang berkisar antara 8-23. Peringkat yang diperoleh oleh setiap pegawai PLN APJ Magelang ditentukan oleh kinerja pegawai yang dihasilkan. Secara logika, komunikasi yang efektif dan motivasi kerja yang tinggi akan menghasilkan kinerja pegawai yang maksimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji korelasi antara komunikasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di kantor PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Magelang. Kinerja pegawai merupakan catatan hasil kerja atau kegiatan yang dapat dicapai oleh seorang pegawai sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Kinerja pegawai tersebut ditentukan oleh faktor komunikasi dan motivasi kerja. Komunikasi adalah proses penyampaian informasi antara dua orang atau lebih, yang terjadi dalam suatu perusahaan, sedangkan motivasi kerja merupakan semangat atau dorongan seorang pegawai untuk bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dari ketiga konsep utama tersebut, diambil tiga variabel dalam penelitian ini. Variabel tersebut adalah variabel komunikasi dan variabel motivasi kerja sebagai variabel bebas, serta variabel kinerja pegawai sebagai variabel terikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar korelasi antara komunikasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Dengan menyebarkan angket dan wawancara mendalam kepada sejumlah sampel, yaitu 28 orang pegawai PLN APJ Magelang, diperoleh data statistik yang akan digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisa data statistik dengan Teknik Uji Korelasi Product Moment, Uji Korelasi Parsial, dan Uji Regresi Linear Berganda yang dilakukan dengan bantuan penghitungan komputer program SPSS 10.0.Hasil penghitungan komputer dan wawancara mendalam menunjukkan adanya hubungan yang erat antara komunikasi dan kinerja pegawai. Sedangkan hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai adalah sangat erat. Akan tetapi, hasil uji korelasi parsial menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja lebih dominan berpengaruh terhadap variabel kinerja pegawai daripada variabel komunikasi. Hal ini menunjukkan komunikasi tidak terlalu berpengaruh, karena komunikasi yang terjadi di perusahaan tersebut, khusunya komunikasi ke bawah di luar jam kantor jarang terjadi , atau terjadi sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pegawai PLN APJ Magelang mempunyai tingkat kedewasaan yang cukup tinggi. Tanpa perintah dan petunjuk langsung dari atasan pun, pegawai mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan job description masingmasing.Sedangkan hasil uji regresi linear berganda menunjukkan adanya pengaruh kedua variabel bebas, yaitu komunikasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai secara bersamaan. Pengaruh kedua variabel tersebut adalah sebesar 42%, dan sebesar 58% sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak dikontrol dalam penelitian ini. Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Magelang. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan oleh penulis dapat diterima. Akan tetapi pengaruh komunikasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai hanya sebesar 42%, dan 58% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dikontrol dalam penelitian ini. Oleh karena itu, untuk mengetahui besar pengaruh variabel lain terhadap kinerja pegawai, direkomendasikan agar diadakan penelitian sejenis dengan variabel bebas yang berbeda, misalnya kepemimpinan, disiplin kerja dan koordinasi. Rekomendasi lain yang diajukan adalah agar diadakan pertemuan nonformal seperti arisan, pengajian atau kegiatan nonformal lain setiap bulan sekali untuk menjalin keakraban seluruh pegawai beserta keluarga. Serta diadakannya award untuk pegawai dengan kategori tertentu setiap tahunnya, misalnya pegawai paling rajin dan pegawai dengan kinerja paling rendah. Selain itu, untuk memenuhi permintaan pelanggan, penambahan jumlah Unit Pelayanan dan Jaringan (UPJ) di daerah Kabupaten Magelang, seperti Kecamatan Borobudur, Secang dan Salaman perlu dilakukan oleh PT PLN (Persero) Area Pelayanan dan Jaringan Magelang. Dengan demikian, kepuasan pelanggan dapat tercapai sehingga kinerja perusahaan akan meningkat.

Kata Kunci : Komunikasi; Motivasi Kerja; Kinerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.