Efektivitas Kemitraan dalam Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Mandiri di Kota Yogyakarta
HANDOKO, Jerry, Jerry Handoko
2006 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)Kesehatan merupakan kebutuhan manusia yang sangat vital. Berbagai faktor yang membentuk karakteristik dari pelayanan kesehatan, menjadikannya sebagai sesuatu yang sangat mahal. Salah satu faktor pendorongnya adalah adanya hubungan yang tidak seimbang antara konsumen (masyarakat) dengan PPK (Penyedia Pelayanan Kesehatan). Hal ini menjadi dilemma dalam sektor pembiayaan kesehatan oleh masyarakat, dikarenakan akan mengancam akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau. JPKM sebagai kebijakan pemerintah yang bertujuan menjamin akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau diharapkan menjadi solusi dalam sektor pembiayaan kesehatan masyarakat secara masal. Konsep dasar dari kebijakan ini didasarkan kepada kemitraan antara pemerintah, swasta, PPK dan masyarakat dan diimplementasikan secara desentralisasi di berbagai daerah di Indonesia. Kota Yogyakarta sebagai salah satu daerah diimplementasikannya program JPKM, telah melaksanakan program ini sejak tahun 2002. Dengan prakarsa dari pemerintah kota program JPKM Yogya ini dinamakan dengan JPKM Mandiri, dimana pengelolaan dana swadaya masyarakat dikelola oleh sebuah institusi non-pemerintah yaitu pra-Bapel Warta Sehat. Pola Kemitraan atau kerjasama telah dibentuk dengan Puskesmas dan kelompok-kelompok masyarakat di Kota Yogyakarta dengan harapan kemitraan ini berhasil mencapai target-target dan sasaran yang diinginkan oleh JPKM. Target keberhasilan antara lain terintegrasinya lebih dari 25 % masyarakat Yogya menjadi anggota JPK, terbentuknya sistem JPKM yang efektif dan efisien (dari sisi pendanaan dan pelayanan), serta kepuasan masyarakat terhadap paket kesehatan yang mereka ikuti. Dalam penelitian ini ditemukan fakta bahwa efektifitas dari pencapaian JPKM tidak tercapai oleh kemitraan ini. Di dalam kemitraan ini juga ditemukan adanya ketidak seimbangan peran diantara pihak-pihak yang bermitra, dimana tidak tercipta hubungan yang seimbang akan tetapi terbentuk dominasi atau ketergantungan antara satu pihak dengan pihak yang lain.
Kata Kunci : Kesehatan