Laporkan Masalah

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani Ternak Sapi Potong (Studi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani Ternak Andhini Mulyo)

SETYANINGSIH, Setyaningsih

2007 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Kemiskinan didefinisikan bilamana masyarakat berada pada suatu kondisi yang serba terbatas, baik dalam aksesibilitas pada faktor produksi, peluang/kesempatan berusaha, pendidikan, fasilitas hidup lainnya (Sulistiyani, 2004:17). Berawal dari kondisi tersebut maka sekarang mulai perlunya menerapkan pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai pihak utama dari pembangunan. Sudah saatnya pemerintah melakukan suatu program untuk pemberdayaan masyarakat terutama masyarakat desa yang memang kurang berdaya. Masyarakat desa hendaknya lebih mendapat perhatian agar mereka lebih berdaya dan membantu mereka meningkatkan pendapatan. Pemberdayaan masyarakat dimaknai sebagai proses penyerahan kekuasaan dari pemerintah kepada pihak yang tak berdaya (masyarakat miskin) supaya dapat memiliki kekuatan untuk membangun, serta meningkatkan daya masyarakat miskin sehingga memiliki kemampuan untuk membangun. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis, factual, dan akurat mengenai fakta- fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena. Sedangkan Penelitan kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis (lisan) dari orang-orang dan perilaku yyang diamati secara holistik dan temuannya tidak diperoleh dari prosedur statistik. Dari proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi data diperoleh data tentang hasil pemberdayaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Sleman terhadap Kelompok Tani Ternak Andhini Mulyo. Hasil tersebut berupa peningkatan jumlah peternak sapi,meningkatnya kesadaran untuk memelihara sapinya di kandang kelompok, memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan ternak. Memiliki wadah untuk berbagi rasa, Meningkatnya modal dengan bantuan dari pemerintah dan usaha simpan pinjam, pengetahuan para anggota bertambah dengan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan. Hasil tersebut didapat dengan adanya proses pemberdayaan yang didukung oleh SDM dan modal. Namun dalam pelaksanaannya masih ada masalah pemasaran, masalah pakan, kurang efektifnya fungsi koperasi, tidak adanya hubungan dengan pihak lain, kurangnya kreasi dan inovasi, serta kurangnya rasa tanggung jawab dari oknum pengurus kelompok.

Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.