Efektivitas BKM dalam Penyaluran Dana P2KP di Desa Sariharjo
YUDONO, Gembong Ahmad, Gembong Ahmad Yudono
2006 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)Penelitian ini bertujuan memahami penanganan kemiskinan berbasis kelembagaan lokal yang berbeda dengan penanganan kemiskinanan yang dilakukan sebelumnya. Penelitian ini difokuskan pada aspek input, proses, dan hasil capaian program. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif (pemahaman, pandangan, dan tanggapan) para informan di lapangan yang menghasilkan data deskriptif, yakni gambaran implementasi program di lapangan secara sistematis dan faktual. Data tersebut diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para informan, disamping studi dokumentasi, dan observasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling, yakni atas dasar penilaian bahwa para informan mengetahui secara baik pemasalahan yang sedang diteliti. Untuk itu, informan dalam penelitian ini adalah pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Unit Pengelola Keuangan (UPK), ketua dan anggota KSM Desa Sariharjo. Hasil penelitian menunjukkan, meskipun Badan Keswadayaan Masyarakat telah menunjukkan kinerjannya (pada awal implementasi program) yaitu menyalurkan dana kepada KSM, dan telah mampu menggulirkan beberapa kali, tetapi jika dicermati (setelah program menginjak tahun kedua), dapat dinyatakan belum/tidak terjadi proses pemberdayaan (khususnya) bagi warga miskin, karena: (a) tidak terjadi transfer daya kepada warga miskin Sariharjo, sebab program lebih dimanfaatkan oleh kelompok yang mampu mengembalikan pinjaman; (b) proses belajar sosial tidak berlangsung, sebab program lebih bernuansa economic; dan (c) lembaga lokal masyarakat lebih berperan sebagai penyalur kredit dari pada lembaga pemberdayaan. Terkait dengan itu, saran ditekankan pada kualitas pelaku program (khususnya di lapngan), yaitu: (a) perlu mempunyai pemahaman secara baik terhadap konsep P2KP; (b) perlunya pelaksanaan sosialisasi program secara benar yang lebih diarahkan pada penyadaran tentang permasalahan yang dihadapi dan tumbuhnya semangat untuk memecahkan secara mandiri; (c) perlunya pendampingan secara berkelanjutan terhadap Badan Keswadayaan Masyarakat dalam kurun waktu tertentu, sehingga Badan Keswadayaan Masyarakat tersebut dipandang mampu melakukan penanganan masalah (khususnya) kemiskinan warganya secara mandiri.
Kata Kunci : Efektivitas; Kemiskinan