Laporkan Masalah

Dampak Pusat Perbelanjaan Terhadap Hubungan Sosial Para Pedagang di Pasar Gowok Yogyakarta (Study Tentang Keberadaan Hypermarket Plaza Ambarrukmo Depok, Sleman, Yogyakarta)

YULIANTI, Devi, Devi Yulianti

2007 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Pembangunan di Indonesia era reformasi lebih mengutamakan pada aspek ekonomi kerakyatan. Ekonomi kerakyatan diprioritaskan kepada pelaku usaha, yakni usaha kecil menengah, koperasi dan berbagai sentra-sentra kemandirian ekonomi rakyat. Memajukan ekonomi rakyat berarti memajukan ekonomi lokal, yang berarti memajukan perekonomian dan kemakmuran seluruh pelosok tanah air. Ekonomi kerakyatan bertujuan agar mal, supermarket dan hypermarket yang saat ini marak dibangun di mana-mana, tidak mencederai ataupun menggusuri pasar-pasar tradisional, sebaliknya mengakomodasi bahkan ikut mempromosikan dan memasarkan produk-produk ekonomi rakyat. Karena pasar tradisional seperti pemaparan di atas merupakan wujud dari ekonomi kerakyatan yang dalam kenyataan hampir tersisihkan dengan adanya pusat perbelanjaan tersebut. Dahulu masyarakat berbelanja ke pasar tradisional sekarang telah bergeser, banyak masyarakat yang berpindah haluan ke pusat perbelanjaan. Wujud dari pusat perbelanjaan salah satunya adalah hypermarket. Di Yogyakarta terdapat banyak pusat perbelanjaan. Salah satunya yang baru dibuka adalah Plaza Ambarrukmo. Keberadaan Plaza Ambarrukmo sebagai salah satu hypermarket di Yogyakarta bermasalah bagi pasar tradisional khususnya para pedagang di Pasar Gowok karena letak Plaza Ambarrukmo persis di depan Pasar Gowok sehingga menutupi jalan atau akses menuju Pasar Gowok. Hal ini membuat para pedagang di Pasar Gowok menjadi tersingkirkan. Dengan adanya Plaza Ambarrukmo di Yogyakarta maka akan berdampak pada sector ekonomi rakyat kecil yaitu pasar Gowok, khususnya terhadap hubungan sosial para pedagang di Pasar Gowok karena keberadaan Plaza Ambarrukmo yang merupakan plaza terbesar di DIY dan Jateng. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui dampak pusat perbelanjaan terhadap hubungan sosial para pedagang di pasar Gowok Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan cara pendekatan deskriptif. Tehnik pengumpulan data adalah melalui observasi dan wawancara mendalam kepada para informan yang berjulah sebanyak 14 informan pedagang. Tehnik pemeriksaan keabsahan data adalah dengan cara triangulasi melalui sumber lain yaitu pembeli dan warga sekitar Pasar Gowok. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan adanya pusat perbelanjaan berpengaruh dan menimbulkan dampak terhadap hubungan social atau interaksi social para pedagang di Pasar Gowok. Walaupun begitu mereka berjualan seperti biasanya saja mereka tidak takut tersaingi oleh pusat perbelanjaan. Ketakutan mereka adalah takut tergusur oleh bangunan Plaza Ambarrukmo.

Kata Kunci : Pasar Lokal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.