Laporkan Masalah

Dinamika Pembelajaran dan Rendahnya Minat Menjadi Tenaga Pengajar Taman pendidikan Al-quran (Studi Tentang Fenomena Penurunan Kualitas Pembelajaran dan Rendahnya Minat Menjadi Tenaga Pengajar)

WIDIASARI, Yuki, Yuki Widiasari

2007 | Skripsi | Sosiologi

Taman Pendidikan Al Qur’an merupakan buah dari kepedulian tokoh agama yang berdomisili di Kotagede (termasuk wilayah Kota Yogyakarta) yakni K.H. As’ad Humam yang berkerja sama dengan Tim Tadarus Al Qur’an dari Angkatan Muda Masjid dan Mushola. Dilandasai harapan yang besar agar dapat mempersiapkan generasi mendatang dengan ilmu dan akhlak Islami. Taman Pendidikan Al Qur’an digalakkan di berbagai daerah. Pengembangan ini tentu saja menghadapi kendala yang berbeda-beda di setiap daerah, namun dari banyak kendala yang dihadapi ada salah satu yang menjadi masalah bagi mayoritas Taman Pendidikan Al Qur’an yakni mengalami kelangkaan tenaga pengajar yang mempengaruhi operasionalisasi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di dalamnya. Penelitian ini dilakukan di desa Banyuraden, kecamatan Gamping, kabupaten Sleman. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang memahami sebuah organisasi yang dalam perjalanannya menjalankan fungsi sebagai sebuah lembaga dalam mempelajari keadaan di saat perintisan, perjalanan mencapai puncak keberhasilan, serta ketika mengalami stagnasi bahkan kemerosotan. Data primer diperoleh langsung dari informan maupun narasumber di lokasi penelitian. Sementara itu data sekunder diperoleh dari arsip yang terdapat di bagian adminstrasi Taman Pendidikan Al Qur’an di desa Banyuraden. Hasil penelitian menunjukkan perintisan Taman Pendidikan Al Qur’an tidak diikuti dengan perkembangan yang baik, Taman Pendidikan Al Qur’an di desa Banyuraden mempunyai permasalahan yang menjadi kendala dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan yaitu adanya kelangkaan tenaga pengajar akibat tidak seimbangnya jumlah tenaga pengajar yang tersedia dengan jumlah santri yang bergabung dalam Taman Pendidikan Al Qur’an. Kendala ini pada akhirnya menyebabkan penurunan kualitas pembelajaran dalam Taman Pendidikan Al Qur’an bahkan membahayakan kelangsungan kegiatan di dalamnya karena target yang menjadi tujuan dari kegiatan pembelajaran menjadi sulit tercapai. Metode metode dalam kegiatan belajar mengajar sulit dilaksanakan sehingga hasil dari pembelajaran tidak sesuai dengan yang diharapkan. Terlihat dari acara wisuda santri dan rapor hasil belajar santri menunjukkan penurunan ini. Kelangkaan tenaga pengajar yang dialami Taman Pendidikan Al Qur’an di desa Banyuraden disebabkan faktor-faktor internal dari dalam diri tenaga pengajar sebagai individu dan faktor- faktor eksternal yang berasal dari lingkungan di luar tenaga tengajar. Kondisi ini ditanggapi dengan cara yang berbeda-beda oleh masing-masing Taman Pendidikan Al Qur’an di desa Banyuraden, namun satu hal yang sama yaitu semua berusaha melakukan upaya-upaya untuk mengatasinya baik melalui rektuitment, menumbuhkan fanatisme terhadap Taman Pendidikan Al Qur’an, maupun mengubah sistem pengelolaan. Taman Pendidikan Al Qur’an sebagai lembaga pendidikan non formal selalu berusaha untuk berbenah diri untuk menjadi lebih baik meski pendidikan yang dilakukan tidak serta merta dapat dilihat hasil akhirnya karena pendidikan adalah investasi jangka panjang.

Kata Kunci : Pendidikan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.