Organisasi Kewartawanan Eks Korporatis Negara dalam Diskursus Demokrasi (Studi Terhadap Orientasi Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia Pusat Sebagai Organisasi Profesi Kewartawanan Tahun 1998-2005)
JATMIKO, Bambang Priyo, Bambang Priyo Jatmiko
2006 | Skripsi | Ilmu KomunikasiDari berbagai kebijakan organisasi PWI pasca-reformasi, di satu sisi menunjukkan bahwa PWI mencoba melakukan perubahan mendasar untuk menjadi organisasi profesi kewartawanan yang memiliki tanggung jawab utama kepada publik. Sementara di sisi lain, terdapat kesan bahwa PWI yang telah beringsut dari negara pasca-jatuhnya Soeharto, dan perlahan-lahan mulai berkelindan dengan entitas yang lain (ekonomi, dan bisa saja politik). Dalam aras ekonomi, terlihat bahwa PWI menerima wartawan infotainment sebagai anggotanya, yang tak lain adalah sebentuk legitimasi yang diberikan kepada profesi tersebut dalam dunia junalistik. pendekatan yang bisa digunakan dalam menelaah kinerja sebuah organisasi/ institusi. Sifat penelitian skripsi ini adalah kualitatif, dengan jenis deskriptif. Hasil Penelitian ini adalah orientasi PWI Pasca-Orde Baru adalah mendukung gagasan yang dibawa oleh wacana demokrasi, yang dalam hal ini adalah dengan mewujudkan masyarakat sipil yang kuat serta mewujudkan kebebasan pers. Untuk mewujudkan itu, cenderung kritis terhadap pihak-pihak yang menghalangi terciptanya kebebasan pers (baik negara, institusi ekonomi, serta masyarakat sendiri) kebijakan internal PWI pasca-Orde Baru lebih menekankan pada peningkatan profesionalisme wartawan anggotanya.
Kata Kunci : Demokrasi; Wartawan