Menonton Televisi dan Memaknai Idola (Etnografi Perilaku Remaja dalam Menonton dan Memaknai Akademia AFI 2 di Indosiar)
ALKAM, Daniell, Daniell Alkam
2006 | Skripsi | Ilmu KomunikasiBagi masyarakat modern, aktivitas menonton televisi sudah menjadi praktik rutin dalam kehidupan sehari-hari (everyday life culture). Meski demikian, menonton televisi sebenarnya bukan sekedar aktivitas pemirsa menikmati program di layar kaca, melainkan merupakan aktivitas kompleks yang bersifat multi-faset dan kaya dimensi. Dalam aktivitas ini pemirsa tidak hanya melakukan interpretasi terhadap teks televisi, namun juga mengkonstruksi situasi dan cara praktik menonton itu dilakukan sebagai suatu tahap di dalam proses komunikasi. Dalam khasanah kebudayaan pop yang merupakan salah satu sumber makna bagi remaja, idola merupakan hal yang tidak terpisahkan. Idola merupakan bentuk paling jelas dari kebudayaan pop dan tempat berbagai macam gaya dan citra dipresentasikan. Di sinilah televisi mempunyai andil dalam menghadirkan sosok-sosok idola melalui programnya. Dapat dikatakan hampir setiap periode waktu tertentu, televisi menghadirkan idola-idola baru. Baik dari dunia musik, perfilman, acara hiburan, bahkan program berita. Para idola pun dibangun dengan berbagai macam citra agar memenuhi keinginan para penggemarnya. Mereka dibangun dengan citra-citra kejantanan, kesempurnaan, penampung aspirasi kaum muda, berprestasi, orang yang tidak ketinggalan zaman, pembawa trend atau gaya hidup tertentu yang seharusnya diikuti (trend setter). Remaja pun akhirnya memilih idolanya berdasarkan pencitraan televisi yang ada pada para idola tersebut. Sosok idola ini memberikan ruang bagi remaja untuk menunjukkan keberadaan mereka dan menunjukkan jatidirinya. Idola adalah seseorang yang dapat dijadikan panutan serta contoh melalui sifat yang dimilikinya.
Kata Kunci : Televisi; Remaja