Laporkan Masalah

Dinamika Industri Kecil dalam Pembangunan Daerah Studi Evaluasi tentang Implementasi Kebijakan dan Program Ekonomi Daerah Bagi Perkembangan Industri Kecil di Desa Sendangsari Kabupaten Bantul

PRIMADEWI, Niken Artanti, Niken Artanti Primadewi

2006 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)

Industri kecil menengah atau yang sering disebut sebagai UKM merupakan sebuah bidang usaha yang oleh sebagian kalangan masih dianggap kurang signifikan keberadaannya bagi perkembangan perekonomian. Terlebih pada masa berjayanya pemerintahan orde baru, keberadaannya hanya dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan perkembangannya yang tertutupi oleh usaha-usaha besar dan konglomerasi yang ada saat itu. Namun disaat gelombang krisis melanda Indonesia di Tahun 1997, industri kecil mulai menampakkan eksistensinya. Ini terlihat pada keberadannya yang tetap eksis, bahkan cenderung menguat setelah adanya krisis ekonomi. Fenomena ini kemudian membuat pemerintah untuk berpikir dan mengkaji ulang terhadap berbagai kebijakan dan aturan yang diberikan bagi industri kecil menengah. Di Kabupaten Bantul sendiri, industri kecil ternyata mempunyai potensi yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten kemudian juga mulai memperhatikan keberadaannya. Bentuk perhatian tersebut diwujudkan dalam berbagai program baru dan kebijakan yang mengikutinya. Berbagai program bagi industri kecil ini tertuang dalam ‘Renstra Pengembangan UKM’ yang secara umum dibawahi oleh Dinas Perindagkop Kabupaten Bantul. Penelitian ini secara khusus akan membahas tentang implementasi dan dampak dari berbagai program dan kebijakan bagi industri kecil di Desa Sendangsari. Dalam pelaksanaannya, terdapat 3 program dan berbagai kebijakan lanjutan yang telah diimplementasikan pada industri kecil di Desa Sendangsari. Ada 4 ukuran yang dijadikan tolok ukur dari hasil dan dampak implementasi program dan kebijakan bagi industri kecil ini, yaitu bagi pekerja, bagi pemilik, bagi masyarakat, dan bagi daerah. Implementasi program dan kebijakan bagi industri kecil di Desa Sendangsari secara umum dapat dikatakan berhasil, walaupun ada satu program yang kurang maksimal dalam pelaksanaannya, yaitu program pengguliran dana bagi industri kecil. Namun walaupun begitu, data-data yang ada menunjukkan adanya perkembangan yang cukup signifikan terhadap peningkatan industri kecil di Desa Sendangsari sejak tahun 2003, di mana di tahun ini berbagai program dan kebijakan dari kabupaten mulai diterapkan. Namun perlu digarisbawahi pula bahwa ternyata peran yang dimainkan pihak Pemerintah Kabupaten Bantul tidak berjalan sendirian, karena dalam faktanya terdapat instansi lain (swasta) yang turut berperan dalam pengembangan industri kecil di Desa Sendangsari. Ini dapat dilihat dari berbagai instansi yang turut memberikan pinjaman modal terhadap pemilik industri kerajinan. Baik peran Pemerintah Daerah Bantul maupun peran swasta bertujuan untuk lebih mengembangkan keberadaan industri kecil di Desa Sendangsari, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat secara luas. Walaupun tidak semua program bisa berjalan maksimal, namun peningkatan tenaga kerja, jumlah pemilik industri dan sumbangan bagi daerah semakin meningkat di tahun 2006 ini. Sehingga dapat dikatakan program dan kebijakan yang diterapkan pada industri kecil di Desa Sendangsari memberikan dampak positif, walaupun di dalamnya juga terdapat peran dari instansi lain.

Kata Kunci : Industri Kecil


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.