Laporkan Masalah

Strategi Bertahan Hidup dan Modal Sosial Buruh Pabrik: Kajian Sejarah Kehidupan Empat Orang Buruh Pabrik di Desa Sukapura Jakarta Utara

HAKIM, Reza Rahman El, Reza Rahman El Hakim

2006 | Skripsi | Sosiologi

Skripsi ini mengambil tema tentang modal sosial dan strategi buruh untuk bertahan hidup di kota. Penulis ingin mengetahui bagaimana strategi yang dibangun oleh buruh dalam rangka bertahan hidup serta bagaimana mereka membangun modal sosial yang pada akhirnya berperan dalam strategi mereka tersebut. Modal sosial dapat dirumuskan sebagai modal yang berupa jaringan sosial, kepercayaan dan norma yang memfasilitasi terjadinya kerjasama dan dalam konteks penelitian ini berarti kerjasama dalam rangka bertahan hidup di kota. Untuk memenuhi rasa ingin tahu mengenai persoalan di atas, saya menggunakan metode penelitian sejarah. Metode ini menelusuri sejarah kehidupan buruh pabrik sejak ia tiba di Jakarta hingga ia bekerja saat ini. Dalam penelitian ini terdapat empat orang buruh yang masih aktif bekerja di Kawasan Berikat Nusantara yang dijadikan sebagai informan. Lewat penelusuran kisah mereka dapat diketahui bagaimana modal sosial dan strategi bertahan hidup seorang buruh dibangun. Strategi yang mereka kembangkan yaitu arisan, pinjam meminjam uang, tinggal bersama dengan orang lain dan berjualan Dalam strategi tersebut buruh tidak sendiri. Strategi tersebut justru membutuhkan keberadaan orang lain agar dapat berjalan. Dengan kata lain buruh mempunyai modal sosial sehingga stategi tersebut dapat berjalan. Modal sosial merupakan modal yang dimiliki seseorang karena terlibat dalam suatu jaringan dimana dalam jaringan tersebut terdapat kepercayaan satu sama lain. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa jaringan yang dimiliki buruh yaitu jaringan teman sepabrik, jaringan tetanggaan, jaringan teman satu suku, dan jaringan keluarga. Keempat jaringan tersebut dibangun lewat kontak tatap muka yang terus menerus, dan aktivitas bersama informal seperti arisan itu sendiri, bakar-bakaran ikan, atau pesta minum-minum. Karena dibangun lewat kontak tatap muka, maka jaringan ini bisa terputus jika buruh pindah tempat kerja atau pindah kontrakan. Terutama sekali jaringan yang dibangun di tempat tinggal dan tempat kerja. Bahkan untuk buruh perempuan, kepindahan terkadang disebabkan juga oleh keharusan untuk menikah dan mengikuti suami. Jaringan yang bertahan lama justru adalah jaringan teman yang berasal dari satu kampung yang sama atau satu daerah yang terutama nampak jelas pada informan yang berasal dari Indonesia bagian timur dan juga jaringan yang berdasarkan hubungan keluarga. Namun jaringan-jaringan diatas masih terbatas pada kesamaan pekerjaan dan tidak mampu melampaui ikatan primer seperti ikatan keluarga atau etnis. Oleh karena itu saya sulit menemukan hubungan antara buruh dengan orang yang bukan buruh pabrik. Perbedaan waktu kerja, jam kerja yang panjang dan seringnya perubahan shift menyebabkan kontak dengan orang yang bukan buruh menjadi terbatas begitupula dengan orang yang masih berstatus sebagai buruh tetapi berbeda tempat kerja.

Kata Kunci : Buruh Pabrik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.