Laporkan Masalah

Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Dalam Pengembangan Potensi Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Tanah Laut

HAMID, Abdul, Abdul Hamid

2005 | Skripsi | Manajemen dan Kebijakan Publik (dh. Ilmu Administrasi Negara)

Sektor Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Tanah laut sangat prospektif dengan besarnya dan lengkapnya potensi yang dimiliki, namun belum dikembangkan secara optimal. Sebagai instansi yang mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan rumah tangga daerah dalam bidang kelautan dan perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut seharusnya lebih memacu kreatifitas kerja dan kinerja dalam berupaya mengatasinya. Karena penanganan pengembangan potensi kelautan dan perikanan merupakan tugas Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai pelaksana kewenangan daerah di bidang kelautan dan perikanan. Kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan dalam pengembangan perikanan baik jika potensi perikanan dapat dimanfaatkan secara optimal khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut yang berusaha di bidang perikanan demi meningkatkan kesejahteraan mereka, juga mampu mengadakan kerjasama dengan masyarakat dan swasta sehingga sektor perikanan merupakan sumber pendapatan daerah. Dalam penulisan ini yang menjadi rumusan permasalahan yakni “Bagaimanakah kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan dalam mengembangkan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya?”. Sedang tujuan penelitian yaitu Mendeskripsikan kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan dalam mengembangkan potensi kelautan dan perikanan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut. Kemudian manfaat penelitian ini yaitu Memberi masukan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut tentang masalah yang mendasar mengenai kelautan dan perikanan agar dapat diambil tindakan untuk menjawab masalah tersebut, dan sebagai referensi tambahan yang dapat digunakan untuk penelitian sejenis. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu independent variabel (variabel yang mempengaruhi) dan dependent variabel (variabel yang dipengaruhi). Variabel yang mempengaruhi yaitu kewenangan organisasi, kualitas sumber daya manusia dan komunikasi organisasi. Sedangkan variabel yang dipengaruhi yaitu kinerja, yang diukur dari produktivitas, responsivitas dan kualitas pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan positivistik. Dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan positivistik umumnya lebih melihat proses daripada produk dari obyek penelitiannya; sedangkan yang kuantitatif positivistik lebih melihat pada produknya. Sehingga peneliti yang sama mungkin dapat menggunakan yang kualitatif untuk obyek yang hendak dilihat prosesnya dan menggunakan kuantitatif untuk obyek yang hendak dilihat produknya.

Kata Kunci : Kinerja Organisasi, Pekerja


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.