Laporkan Masalah

Perilaku Sosial Anak Didik Pemasyarakatan Selama Menjalani Pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Anak (Studi Kasus Perilaku Sosial Anak Didik Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo)

ANDRIANI, Kanisia, Kanisia Andriani

2005 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Penelitian ini memberi gambaran tentang kehidupan dan perkembangan sosial anak didik pemasyarakatan selama menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo, khususnya mengenai latar belakang perilaku sosial anak didik selama tinggal di lembaga pemasyarakatan. Seperti yang kita ketahui perilaku sosial merupakan faktor yang sangat penting dalam perkembangan sosial remaja. Selain itu perilaku sosial juga merupakan unsur yang sangat menentukan dalam mewujudkan terciptanya keharmonisan dalam masyarakat. Perkembangan sosial anak didik yang tinggal di lembaga pemasyarakatan akan berbeda dengan remaja kebanyakan. Di lembaga pemasyarakatan, anak didik hidup dalam pengawasan dan jauh dari keluarga yang merupakan agen penting dalam menentukan perkembangan sosial remaja. Anak didik pemasyarakatan adalah remaja yang pernah mengalami kegagalan dalam menjalankan fungsi sosialnya. Untuk itu perkembangan sosial anak didik perlu mendapat perhatian yang khusus. Pihak lembaga pemasyarakatan melalui upaya resosialisasi berupaya agar perkembangan sosial anak didik tetap dapat dilanjutkan walaupun mereka tinggal di lembaga pemasyarakatan. Berbagai kegiatan yang dijalankan pihak lembaga pemasyarakatan semuanya diarahkan untuk mendukung perkembangan sosial anak didik termasuk di dalamnya pembentukan perilaku sosial anak didik. Penelitian ini menitikberatkan pada dua hal yaitu tentang latar belakang perilaku sosial anak didik dan pengaruh kegiatan pembinaan sebagai upaya resosialisasi, terhadap pembentukan perilaku sosial anak didik pemasyarakatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Differential Assosiation. Dalam teori ini perilaku sosial dipandang sebagai hasil dari proses belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif model studi kasus. Dengan metode pendekatan deskriptif model studi kasus peneliti ingin memberi gambaran secara detail tentang perilaku sosial anak didik dan pengaruh kegiatan pembinaan di lembaga pemasyarakatan terhadap pembentukan perilaku sosial anak didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah melalui triangulasi data dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelititan menunjukkan bahwa perilaku sosial anak didik pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo mengalami perkembangan yang lebih baik setelah menjalani pembinaan selama beberapa waktu di lembaga pemasyarakatan. Kegiatan pembinaan yang dijalankan pihak lembaga pemasyarakatan sebagai upaya resosialisasi anak didik ternyata memberikan pengaruh yang positif terhadap pembentukan perilaku anak didik pemasyarakatan. Dari hasil penelitian tersebut dapat kita lihat bahwa walaupun anak didik tinggal di lembaga pemasyarakatan, namun perkembangan sosialnya tetap mendapatkan perhatian.

Kata Kunci : Perilaku


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.