Laporkan Masalah

Pelayanan Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

KUSTRIYANTI, Rachel, Rachel Kustriyanti

2005 | Skripsi | Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (dh. Ilmu Sosiatri)

Peristiwa 9/11 yang menimpa Amerika menimbulkan reaksi tegas dari Amerika dalam bentuk pernyataan perang yang dinyatakan oleh Bush dalam pidatonya pada tanggal 20 September 2001 “ Our war on terror begins with al Qaeda, but it does not end There”. Pernyataan ini dengan cepat membentuk dan menjadi wacana yang mengkonstruksi dunia, memberikan identitas, tingkah laku dan kepentingan yang baru bagi aktor-aktor dalam hubungan internasional dan bagi komunitas internasional. Kenyataan ini menunjukkan bahwa wacana War on Terror telah menginternasionalisasi. Wacana War on Terror kemudian mendorong masing-masing negara untuk membentuk berbagai aturan (norma) dan lembaga untuk mendukung War on Terror. Aturan-aturan ini mengatur pola tingkah laku dalam negara tersebut dan mengatur dan membentuk pola tingkah laku negara tersebut dalam menjalin hubungan dengan negara lain dalam komunitas internasional. Kenyataan ini penulis sebut sebagai proses internalisasi. Dengan konsep Norm Life Cycle, penulis menunjukkan proses bagaimana wacana War on Terror menjadi suatu norma internasional dan diinternalisasi oleh berbagai negara di luar Amerika sebagai norma domestiknya. Melalui persuasi dan framing, Amerika dan Bush meyakinkan negara-negara untuk melembagakan wacana War on Terror dalam bentuk undang-undang atau perjanjian dan dalam pembentukan berbagai lembaga. Pelembagaan wacana War on Terror menjadikan wacana War on Terror sebagai suatu norma. Indonesia merupakan contoh yang penulis angkat dalam tulisan ini untuk menunjukkan proses internalisasi wacana War on Terror. Kata-kata Kunci: Wacana, Wacana War on Terror, Konstruktivis, Norma, Internasionalisasi, Internalisasi, Norm Life Cycl

Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, Layanan Publik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.