Laporkan Masalah

Konflik Sosial Berbasis Agama (Studi Kasus Penolakan Dusun Modalan, Desa Banguntapan, Kecamatan Baguntapan Kabupaten Bantul Terhadap Pembangunan Gereja)

ROKHAYATI, Novinur, Novinur Rokhayati

2005 | Skripsi | Sosiologi

banyaknya keluhan masyarakat tentang pelayanan yang diberikan oleh birokrat yang terkesan, berbelit-belit, lambat, mahal dan melelahkan, ternyata dapat di atasi oleh Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah dengan memberikan pelayanan kesehatan yang ramah, cepat dan terjangkau sehingga memberi kepuasan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan seperti itu dapat diberikan oleh Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah dengan melembagakan nilai-nilai dasar yang ada dalam budaya organisasinya kedalam manajemen pengelolaan rumah sakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran atau mendeskripsikan keadaan yang sesungguhnya mengenai bagaimana Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah melembagakan nilai-nilai dasar budaya organisasinya dalam penyelenggaraan pelayanan publik bidang kesehatan, apa yang menjadi nilai-nilai dasar itu dan bagaimana pembentukan nilai-nilai tersebut sehingga menjadi budaya organisasi di Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi/pengamatan. Data kemudian dianalisa melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan mengambil kesimpulan/verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai dasar budaya organisasi Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah adalah bersumber dari pendiri rumah sakit, yang didasarkan pada ajaran Islam dan Al-Qur’an. Keinginan pendiri untuk ber-Amal Jariyah dan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan murah kepada semua masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras maupun status sosialnya, dilembagakan oleh manajemen dalam pengelolaan rumah sakit, baik dalam manajemen pengelolaan sumber daya manusia yaitu proses rekrutmen, peraturan yang diterapkan dan kompensasi yang diberikan kepada karyawan, maupun dalam manajemen operasionalnya yaitu dalam berinvestasi dan penetapan semua tarif yang dikenakan kepada pasien. Sosialisasi nilai-nilai dasar tersebut kepada seluruh karyawan, membentuk suatu budaya organisasi yang menjadi acuan bagi seluruh karyawan dalam berinteraksi dan bekerja sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dan terjangkau bagi seluruh masyarakat kota Yogyakarta. Berdasarkan temuan tersebut disarankan agar, Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah terus mempertahankan dan mengembangkan budaya organisasi dan nilai-nilai Islami yang ada didalamnya sehingga apa yang menjadi visi Rumah Sakit Islam (RSI) Hidayatullah dapat diwujudkan. Disamping itu, pelembagaan nilai-nilai budaya organisasi yang dilakukan oleh RSI Hidayatullah mungkin dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif perbaikan manajemen pelayan kesehatan yang diberikan oleh lembaga publik milik pemerintah Kata kunci : Pelembagaan, Budaya organisasi, Nilai-nilai dasar, Pelayanan

Kata Kunci : Konflik, Agama


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.