Laporkan Masalah

Kesetiaan Berbelanja di Pasar Tradisional Berdasarkan Status Sosial Ekonomi

BUDIRATNA, Hasta, Hasta Budiratna

2006 | Skripsi | Sosiologi

tingkat keberhasilan organisasi publik dalam melaksanakan pekerjaannya. Prakteknya organisasi publik memiliki hubungan saling pengaruh dengan lingkungannya. Bagi setiap organisasi publik, penilaian terhadap kinerja merupakan suatu kegiatan yang sangat penting. Penilaian tersebut dapat digunakan sebagai ukuran keberhasilan suatu organisasi publik dalam kurun waktu tertentu. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana kinerja pelayanan publik di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru? serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja pelayanan publik di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru? Dengan mengadopsi pemikiran Dwiyanto, digunakan konsep pengukuran kinerja dengan tiga indikator yaitu akuntabilitas, efisiensi dan responsivitas. Akuntabilitas digunakan untuk mengukur sejauh mana kebijakan dan kegiatan satuan kerja konsisten dengan kehendak masyarakat. Kemudian efisiensi digunakan untuk mengukur kinerja dengan melihat rentang waktu dan biaya pelayanan yang digunakan. Selanjutnya responsivitas menunjukkan sejauhmana organisasi publik mempunyai daya tanggap, mengenali kebutuhan, aspirasi, harapan dan keinginan masyarakat yang dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan program. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive, yaitu ditentukan dengan sengaja bahwa penelitian ini dilakukan di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain observasi dan wawancara serta studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil yang didapatkan ternyata bahwa akuntabilitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Buru masih rendah, karena aparat birokrasi masih menerapkan standar nilai secara sepihak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat (hanya berdasar pada juklak ataupun juknis semata), dan lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat pengguna jasa. Sedangkan efisiensi pelayanan publik dari segi waktu dan biaya pelayanan dapat disimpulkan belum efisien hal ini dikarenakan proses pelaksanaan pelayanan publik yang panjang, sangat berbelit-belit dan melelahkan, sehingga tidak sesuai dengan standar waktu pelayanan, serta masih ditemukan adanya praktek-praktek pungutan liar. Selanjutnya responsivitasnya juga masih rendah karena ketidakmampuan birokrasi untuk mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas pelayanan serta mengembangkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan publik pada satuan kerja ini yakni struktur organisasi, sumber daya manusia dan finansial. Faktor-faktor pendukung daripada kinerja pelayanan publik ada dua faktor yakni sumber daya manusia dan finansial. Sedangkan faktor penghambat daripada kinerja hanya satu faktor yakni struktur organisasi

Kata Kunci : Ekonomi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.