Budaya Populer dan Penampilan Mahasiswa (Studi Deskriptif tentang Tren Fashion dan Penampilan Mahasiswa di Lingkungan Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada
SUKMAJATI, Widya Hening, Widya Hening Sukmajati
2005 | Skripsi | SosiologiPenyediaan data yang akurat mutlak diperlukan dalam manajemen kepegawaian. BKD Kabupaten Cilacap, dalam hal ini sebagai dinas pengelola kepegawaian menggunakan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) yang dalam pelaksanaannya berjalan kurang optimal. Sehingga Bidang Informasi dan Pelayanan Kepegawaian menginisiasi adanya Aplikasi Pelaporan Kepegawaian Berbasis web yang merupakan sistem informasi yang diinstalasi dalam website www.bkd.cilacapkab.go.id dan digunakan untuk entry data pegawai dengan tujuan pemutakhiran data. APK berbasis web ini diadakan untuk sinkronisasi data kepegawaian dengan SIMPEG. Namun aplikasi tersebut juga berjalan kurang optimal. Masih banyak data-data kepegawaian yang tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di masing-masing SKPD. Sehingga fokus penelitian yang dilakukan adalah mengkaji bagaimanakah penerapan APK berbasis web digunakan dalam rangka pengembangan sistem administrasi manajemen kepegawaian. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mencari tahu dukungan serta kendala yang ada dalam pelaksanaan APK berbasis web serta menganalisa penerimaan APK dari sisi pengguna (SDM). Penelitian ini menggunakan mixed method research dengan dua pendekatan yaitu pendekatan kualitatif dengan indepth interview dan pendekatan kuantitatif dengan survey. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mendukung adalah adanya pemikiran serta komitmen pimpinan dalam menyajikan data kepegawaian yang optimal ditandai dengan adanya dua aplikasi kepegawaian dalam sistem manajemen data serta anggaran yang cukup memadai. Kendala yang terjadi ada pada ketersediaan infrastruktur teknologi. Dimana belum semua SKPD memiliki sarana dan prasarana yang sama dan memadai. Internet Service Provider yang dipakai, topografi wilayah, browser dan jangkauan sinyal turut mempengaruhi akses internet. Terlebih kedua sistem informasi yang ada yaitu SIMPEG dan APK, belum memiliki converter atau pengubah sistem manajemen database kepegawaian yang menyebabkan sinkronisasi data berjalan kurang optimal. Dari ketersediaan SDM, diketahui bahwa penerimaan pengguna APK berbasis web memiliki perilaku, minat dan persepsi yang baik. Dengan pengukuran rerata variabel tertinggi yaitu Performance Expectancy sebesar 4,29 dan terendah yaitu variabel Image sebesar 3,32. Sedangkan kendala SDM adalah masih banyaknya pengguna yang mempunyai tugas rangkap dengan beban kerja (work load) yang cukup banyak serta pengguna di SKPD yang memiliki banyak pegawai, kesulitan untuk mengupdate data secara tepat, sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja pemutakhiran data. Kata kunci : Sistem informasi, SDM, Technology Acceptance Model, BKD.
Kata Kunci : Busana, Fashion