Laporkan Masalah

Komuniakasi Pemasaran Terpadu dalam Bisnis Restoran di Yogyakarta; Studi Kasus Pengembangan Aktivitas dan Program Komunikasi Pemasaran Terpadu Restoran Dapur Resto Yogyakarta Periode Januari-Mei 2

SARI, Nurul Ratna, Nurul Ratna Sari

2005 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa reaksi negara-negara GCC terhadap isu pengembangan nuklir Iran (2002-2010). Banyak analis internasional mengatakan bahwa kontroversi pengembangan program nuklir Iran yang berujung pada krisis internasional berawal ketika pada Agustus 2002 yang hingga kini penyelesaian krisis nuklir Iran makin memanas. Meningkatnya ketegangan tersebut tidak hanya memicu kekhawatiran besar bagi dunia internasional, akan tetapi juga bagi kawasan Timur Tengah khususnya negara-negara tetangga Iran di kawasan Teluk Persia, seperti negara-negara GCC. Dengan alasan tersebut maka negaranegara GCC bereaksi untuk ikut terlibat langsung dalam mengatasi krisis nuklir Iran dengan cara mereka sendiri yakni lebih mengedepankan cara persuasif dibandingkan dengan cara represif, dengan tujuan untuk meredam situasi yang makin memanas akibat krisis nuklir Iran. Pada bagian akhir dari penelitan ini semakin jelas, reaksi yang dilakukan oleh negara-negara GCC terhadap isu pengembangan nuklir Iran tidak hanya sebatas khawatirnya mereka terhadap situasi yang makin memanas akibat penyelesaian nuklir Iran tetapi juga khawatir akan ancaman program nuklir Iran. Hal ini terlihat dari hampir seluruh negara-negara GCC mengecam Iran, kecuali Oman dan Qatar serta dibarengi dengan peningkatan kekuatan militer (arms build up) negara-negara GCC dengan tujuan mengimbangi kekuatan militer Iran dengan program nuklirnya. Kata Kunci : Krisis Nuklir, Persuasif, Ancaman, Arms Build Up

Kata Kunci : Pemasaran, Komunikasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.