Sistem Pelayanan Terpadu Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Studi di UPTSA di Yogyakarta)
PRASETYA, Irwan, Irwan Prasetya
2005 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Aborsi merupakan salah satu isu kesehatan reproduksi yang mengundang kontroversi dalam wacana agama dan norma-norma atau nilai yang dianut oleh masyarakat. Di negara yang tidak mengizinkan aborsi seperti Indonesia, banyak perempuan terpaksa mencari pelayanan aborsi tidak aman karena ketiadaan pelayanan aborsi aman atau biaya yang ditawarkan terlalu mahal. Dari permasalahan yang ada pertanyaan yang muncul kemudian adalah : mengapa subyek (perempuan) melakukan tindakan aborsi dan apa yang melatar belakangi mereka hingga sampai pada keputusan tersebut? Bagaimana mereka memaknai dan mempersepsikan aborsi sebagai sebagai sebuah kesadaran di tengah pertentangan antara kultur dan nilai yang ada dalam masyarakat? Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pemaknaan seseorang yang pernah melakukan aborsi dalam memahami aborsi itu sendiri, menganalisis bagaimana terjadinya perubahan nilai dalam memaknai aborsi dan mengetahui persepsi mereka atas aborsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan fenomenologi persepsi dari Merleau Ponty digunakan sebagai alat analisis sekaligus. Ponty melihat adanya proses sublimasi (penyaringan terhadap suatu tindakan) pada setiap subyek untuk menjadi seorang manusia eksistensial yang menghasilkan kesadaran meliputi : prarefleksi, tubuh, dan bahasa agar dapat diterima dalam suatu masyarakat dimana dia hidup. Pengalaman akan Prarefleksi, Tubuh, dan Bahasa sangat berpengaruh terhadap hasil Sublimasi subyek yang pernah melakukan tindakan aborsi. Pada satu titik tertentu hasrat subyek tidak dapat terpenuhi karena tindakan mereka sebagai individu harus sesuai dengan sistem sosial di masyarakat untuk dapat menjadi manusia eksistensial. Hasrat tersebut bagi mereka tidak sesuai dengan sistem sosial yang dianut masyarakat, hingga akhirnya membawa perasaan dilematis yang cukup besar dan berujung pada keputusan aborsi yang sesungguhnya tidak ingin mereka lakukan. Kata kunci : Makna, Persepsi Aborsi, dan Subilmasi
Kata Kunci : Pelayanan Publik