Laporkan Masalah

Perikatan Politik Ormas Terhadap Partai Politik; Studi tentang Dukungan Partai Nahdlatul Wathan Anjani terhadap Partai Bintang Reformasi Pada Pemilu 2004 di Kabupaten Lombok Timur

MUBARAK, Ahmad Husni, Ahmad Husni Mubarak

2006 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)

Seluruh proses penelitian ini membahas tentang kearifan lokal budaya pesta sekolah. Budaya pesta sekolah merupakan partisipasi masyarakat melalui sumbangan sukarela baik moril maupun materil untuk meringankan beban biaya pendidikan khususnya pada tingkat perguruan tinggi. Namun hingga tahun 2010 hanya 1% atau 46 orang dari total 3311 jiwa penduduk desa Gunung yang berhasil masuk ke perguruan tinggi. Maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui mengapa partisipasi masyarakat melalui kearifan lokal pesta sekolah tidak mampu mendorong pelajar di desa Gunung untuk masuk di perguruan tinggi? Teori yang didalami ialah tentang kearifan lokal dan tahapan partisipasi. Kearifan lokal merupakan kumpulan pengetahuan yang digunakan sebagai strategi bagi kebertahanan hidup masyarakat yang memiliki karakter tertentu yang diwujudkan dalam bentuk nilai, norma, kepercayaan dan etika. Sedangkan konsep tahapan partisipasi mendalami analisis terhadap masalah, potensi dan kendala yang dihadapi, kepentingan (kebutuhan) masyarakat yang kemudian dirancang dalam sebuah program untuk diimplementasikan. Lokasi penelitian terletak di desa Gunung- Kabupaten Manggarai Timur-NTT dan metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif untuk mengetahui sejauhmana peran pesta sekolah dalam bidang pendidikan. Data-data kemudian didalami lewat wawancara, observasi dan pengumpulan data sekunder untuk kemudian dianalisis hingga mencapai kesimpulan yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama yang menyebabkan kearifan lokal budaya pesta sekolah tidak efektif mendorong pelajar desa Gunung masuk ke perguruan tinggi yaitu “ketidakadilan di mana budaya pesta sekolah hanya memberi keuntungan bagi kelompok masyarakat mampu”. Masalah utama di atas disebabkan karena beberapa faktor: Pertama, tingginya faktor kemiskinan dengan perbandingan 78% keluarga miskin dan 22% keluarga mampu tahun 2010 yang membuat kemampuan orang tua untuk membiayai pendidikan dominan hanya sampai pada tingkat SD. Kedua, rendahnya mutu sumber daya manusia dengan porsentase: prasekolah dan tidak tamat SD mencapai 77%, tamat SD 16%, tamat SLTP 4%, tamat SMU/kejuruan 2% dan perguruan tinggi 1% dari total penduduk 3311 pertahun 2010. Rekomendasi penelitian ini adalah pertama, pengembangan arisan pesta sekolah merupakan sebuah alternatif untuk memperkuat pesta sekolah. Kedua, perlunya intervensi pemerintah malakukan perbaikan sarana taransportasi dan pendidikan untuk mengurangi masalah kemiskinan. Kata Kunci: Partisipasi, Kearifan Lokal, Masyarakat Lokal, Ketidakadilan, Pendidikan, Intervensi, Kemiskinan.

Kata Kunci : Politik


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.