Pelembagaan Politik Gerakan-gerakan Islam di Indonesia Era Orde Baru dan Reformasi
SYARIUDIN, Syarifudin
2005 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Ajang pilkada selalu saja mengundang perhatian berbagai kalangan. Terkhusus bagi media, moment ini selalu menjadi agenda utama dalam pemberitaannya. Ketika berlangsung pilkada Gubernur Sulawesi Tengah barubaru ini, media lokal baik cetak maupun elektronik, berlomba-lomba untuk mempromosikan para pasangan kandidat yang ikut bertarung. Dua media cetak local yang sangat popular di kalangan masyarakat Sulteng, Radar Sulteng dan Mercusuar pun tak ketinggalan akan hal tersebut. Menariknya, kedua media ini dahulunya merupakan surat kabar yang bernaung di bawah satu atap pengelolaan, dimana sumber daya manusia yang terlibat didalamnya kurang lebih memiliki cara pandang jurnalisme yang sama. Pada pemberitaan mengenai pilkada kali ini pun, kemungkinan kedua media ini mengkonstruksikan hal yang sama terkait pilkada gubernur Sulteng, walaupun dengan framing yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah berita kampanye Pilkada Gubernur Sulteng 2011 pada Harian Radar Sulteng dan Harian Mercusuar edisi 21 Maret – 04 April 2011. Pemilihan kurun waktu edisi berita yang di teliti pada kedua harian tersebut didasarkan pada masa kampanye yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung sejak 20 Maret – 02 April 2011. Sementara teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis isi berita, yang dimulai dengan mengumpulkan berita terkait dengan kampanye pilkada Gubernur Sulteng, lalu menyeleksi sesuai dengan kategori yang ditentukan, selanjutnya dilakukan pengkodean dengan menggunakan coding sheet pada tiap berita . Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald Michael Kosicki. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Harian Radar Sulteng dan Harian Mercusuar cenderung menunjukkan keberpihakannya pada salah satu kandidat peserta Pilgub Sulteng, Longki Djanggola-Sudarto (Longki’S). Kedua media tersebut, walaupun dengan kebijakan redaksional yang berbeda, namun sama-sama mengkonstruksikan pasangan Longki’S sebagai calon pemimpin yang paling pantas memimpin Sulteng selama lima tahun ke depan. Kata kunci: pilkada, surat kabar lokal, konstruksi, framing
Kata Kunci : Politik, Islam