Kampanye Pilkada 2005: Studi Terhadap Kampanye Pilkada 2005 di Kabupaten Sleman
FAIDATI, Nur, Nur Faidati
2006 | Skripsi | Politik dan Pemerintahan (dh. Ilmu Pemerintahan)Kapasitas modal sosial merupakan hal yang sangat penting dalam proses pembangunan. Perjalanan kebijakan pemberdayaan masyarakat apabila tidak diikuti oleh keberadaan modal sosial yang dimiliki masyarakat, maka dapat menimbulkan program-program pemberdayaan masyarakat tersebut akan menjadi terhambat. Untuk mencapai tujuan-tujuan yang dinginkan dalam upaya untuk meningkatan peran serta dari masyarakat tidak hanya dapat dilakukan dengan memberikan modal finasial saja, akan tetapi dengan adanya ketersediaan ruang untuk bekerjanya modal sosial dalam suatu program pemberdayaan masyarakat akan dapat membantu program tersebut berjalan secara baik Sebagai salah satu wujud untuk mendukung pelaksanaan otonomi khusus Papua, pada tahun 2007 pemerintah provinsi Papua mengeluarkan suatu kebijakan yang dikenal dengan nama Rencana Strategis Pembangunan Kampung atau yang disingkat menjadi RESPEK. Tujuan umum dari program RESPEK ini adalah mempercepat penanggulangan kemiskinan secara berkesinambungan menuju kemandirian masyrakat dengan cara meningkatkan potensi dan kapasitas masyarakat serta kemampuan kelembagaaan milik masyarakat untuk mewujudkan program pokok dari konsep pembangunan yang berpusatkan pada manusia yaitu : pangan dan gizi, kesehatan, pendidikan, ekonomi rakyat, dan infrastrukutur dasar. Dalam pengelolaan program RESPEK dilakukan melalui tiga proses kebijakan yakni melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan tahapan pelestarian Penelitian ini menunjukkan adanya pemanfaatan modal sosial masyarakat yang terdiri dari Norma, Trust dan jaringan, oleh masyarakat kampung Nengke kedalam program RESPEK. Norma tradisi orbonau didayagunakan sebagai acuan bagi masyarakat dalam melaksanakan hubungan kerjasama dalam melaksanakan kegiatan pembangunan pasar RESPEK dan fasilitas MCK, Trust dalam bentuk sikap baku bantu yang kemudian digunakan untuk memberikan motivasi dalam menghadapi pencairan keterlambatan pencairan dan, serta hubungan jaringan sosial yakni dalam bentuk ikatan kekerabatan kekeluragaan yakni aroba maupun pertetangaaan sebagai sarana distribusi informasi dan penyediaan tenaga kerja dalam pelaksanaan program pembangunan pasar RESPEK. Berdasarkan hasil penelitian, pemanfataan modal sosial dalam program RESPEK memiliki manfaat yang sangat penting sehingga dapat memberikan dorongan kepada masyarakat untuk melaksanakan secara bersama, di satu sisi, dengan adanya penelitian diharapkan mampu menjadi salah satu kajian studi penelitian yang memiliki fokus untuk melihat keberadaaan modal sosial dalam setiap program-program pemberdayaan masyarakat Kata kunci: Program RESPEK, Modal Sosial
Kata Kunci : Otonomi Daerah