Politik Reformasi Perusahaan Negara Di Cina Pasca 1978
SINAGA, Lidya Christin, Lidya Christin Sinaga
2005 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalEkspor rokok kretek Indonesia ke berbagai negara telah menjadi salah satu penghasil devisa negara dan telah membuka lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Indonesia. Amerika Serikat adalah salah satu negara tujuan ekspor rokok kretek Indonesia sejak 30 tahun silam dan setiap tahunnya memberikan pemasukan devisa yang besar bagi Indonesia. Namun sejak Agustus tahun 2009 Indonesia tidak lagi mendapatkan pemasukan devisa dari ekspor rokok kretek karena Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan larangan impor rokok kretek (The Family Smoking Prevention and Tobacco Control Act). Kebijakan ini merupakan ancaman bagi industri rokok kretek di Indonesia dan ancaman bagi kelangsungan ekspor rokok kretek Indonesia ke negara-negara lain. Dengan diberlakukannya kebijakan tersebut, dikhawatirkan negara-negara lain akan mengikuti kebijakan yang sama karena selama ini Amerika Serikat seringkali menjadi trendsetter bagi negara-negara lain untuk membuat kebijakan. Indonesia sendiri memandang bahwa kebijakan Amerika Serikat sebagai bentuk diskriminasi terhadap produk rokok kretek Indonesia karena rokok menthol yang sama-sama rokok flavor bebas diperdagangkan di Amerika Serikat. Indonesia telah melakukan upaya diplomasi pada tingkat bilateral untuk mendorong Amerika Serikat mencabut kebijakan ini, tetapi upaya tersebut sulit dilakukan oleh Indonesia. Kesulitan diplomasi Indonesia tersebut tidak terlepas dari peran aktor-aktor-aktor Indonesia dan implimentasi kebijakan penanganan masalah perdagangan internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami mengapa diplomasi Indonesia sulit untuk mendorong Amerika Serikat mencabut kebijakan larangan impor rokok kretek. Metode penelitian dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan aktor yang terlibat langsung dalam perundingan dengan Amerika Serikat, analisa dokumendokumen pelaksanaan diplomasi, pemetaan aktor-aktor beserta perannya, dan analisa pelaksanaan kebijakan penangangan masalah perdagangan internasional. Kata Kunci: Indonesia, Amerika Serikat, Diplomasi, Kebijakan
Kata Kunci : Ekonomi, Cina