Laporkan Masalah

Transisi Menuju Demokrasi Di Polandia Tahun 1988-1992

INDAH, Retno, Retno Indah

2004 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Kondisi dan situasi ekonomi global serta bencana alam yang memporak-porandakan perekonomian Indonesia, menyebabkan lemahnya kemampuan pemerintah dalam menyiapkan layanan publik berupa; Pengelolaan sampah, perbaikan jalan kampung dan penerangannya serta sanitasi warga khususnya pada masyarakat perkotaan, hal serupa dialami masyarakat dengan meningkatnya angka kemiskinan. Ditambah lagi dengan terbukanya daerah baik secara nasional maupun internasional dan berdampak pada terasimilasinya budaya, konsekwensi dari daerah yang menjadi tujuan pariwisata serta pendidikan seperti halnya kota Yogyakarta dan justru memudarkan nilai-nilai budaya sehingga menggeser nilai-nilai sosial menjadi individualistic yang menyebabkan warga berinisiatif untuk mengatasinya permasalahan tersebut secara mandiri. Masyarakat dalam mengatasi permasalahannya, menggunakan nilainilai yang telah terbentuk atau menambahkan dan menyepakatinya menjadi sebuah pedoman yang dipatuhi (norma) yang berwujud dalam sebuah institusi informal antara lain jimpitan. Kepatuhan warga kemudian melahirkan rasa saling percaya dan menyebabkan terjalinnya jaringan sosial, kemudian membentuk pola perilaku sehingga tumbuh menjadi budaya dalam bentuk pemberdayaan warga dari ketidak mampuan sehingga mampu mengatasi persoalannya secara mandiri . Penelitian ini dilakukan di RT 70 dan RT 71 / RW 19 Danunegaran dengan desain penelitian kualitatif induktif dan metode pengumpulan data berupa; wawancara mendalam, survey, observasi dan dokumentasi. serta tekhnik analisa berupa; reduction, data display, conclusion drawing. Hasil penelitian institusi jimpitan sebagai modal sosial sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan warga RT 70 dan RT 71/ RW 19 Danunegaran Yogyakarta yang telah dilakukan menunjukkan ; Pertama. Lemahnya fungsi Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pelayanan publik karena keterbatasan anggaran dan rendahnya kemampuan warga secara ekonomi menyebabkan timbulnya permasalahan masyarakat dalam konteks urban community yaitu; perbaikan dan pemeliharaan jalan kampung, penerangan jalan, sanitasi warga baik sarana maupun aksesnya, serta meningkatnya individualistic warga baik secara pribadi maupun secara kolektif. Kedua. Upaya yang dilakukan warga adalah memilih institusi jimpitan sebagai modal sosial dalam menyelesaikan permasalah warga terutama berkenaan dengan penguatan tali silaturahim, perbaikan dan pemeliharaan sarana pelayanan publik karena memiliki kelebihan dan paling sesuai, meskipun pada komunitas tersebut terdapat modal sosial lain. Ketiga. Jimpitan semula sebagai pengikat tali silaturahim warga kemudian justru menjadi jembatan bagi pengikat tali silaturahim yang terbentuk pada modal sosial lainnya. Kata kunci; Modal sosial, Jimpitan, Institusi informal, masyarakat perkotaan, Pemberdayaan

Kata Kunci : Demokrasi, Polandia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.