Tinjauan Terhadap Hubungan-hubungan Negara Gerakan Lingkungan di Republik Federal Jerman 1967-1998
WULANDARI, Retna,
2005 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini membahas tentang Kinerja Pelayanan di Direktorat Pelayanan Air dan Sanitasi Nasional Kota Dili agar diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih mudah dan cepat kapada masyarakat. Mengapa demikian karena penerapan suatu pelayanan di sebuah negara yang baru merdeka sejak tahun 2002 sampai sekarang mendapat berbagai permasalahan yang ada, diantaranya adalah fasilitas sarana kantor yang masih terbatas, rendahnya sumber daya manusia dan budaya kerja pegawai yang dianggap masih rendah. Berdasarkan dari masalah diatas, adapun tujuan penelitian ini ingin mendeskripsikan kinerja pelayanan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai meliputi kepemimpinan, struktur organisasi, sumber manusia, sarana dan prasarana dan budaya birokrasi serta dukungan masyarakat pengguna. Didalam penelitian ini, peneliti mengunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan subjek penelitian adalah aparat yang ada di Direktorat Pelayanan Air dan Sanitasi Nasional Kota Dili dan masyarakat pengguna jasa yang berdomisili di Di Kota Dili. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang analisis kinerja pelayanan yang meliputi produktivitas, kualitas pelayanan, responsivitas, dan responsibilitas yang secara umum telah memenuhi standar pelayanan minimal, namun masih banyak kelemahan-kelemahan terutama pada etos kerja setiap aparat yang kurang kuat dan fasilitas-fasilitas kantor yang belum begitu memadai sehingga berimplikasi pada pelayanan kurang optimal. Dilihat dari faktor yang mempengaruhi kinerja aparat pelayanan terutama pada kepemimpinan (Direktur) yang sudah cukup baik, yaitu pimpinan selalu melakukan koordinasi dengan bawahan. Dilihat dari faktor sumber daya manusia yang sedikit kurang baik sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan terlambat. Selanjutnya faktor budaya birokrasi yang masih gemuk artinya setiap aparat selalu loyal kepada atasan sehingga aparat tidak selalu fokus terhadap tugas pokok dan fungsi mereka. Untuk meningkatkan kinerja organisasi dalam pelayanan di Direktorat Pelayanan Air dan Sanitasi Nasional kedepannya disarankan agar memberikan keleluasaan kepada aparat untuk bertindak, melaksanakan pelayanan yang berorientasi terhadap masyarakat pengguna, mengurangi budaya paternalisme dengan sifatnya yang tidak informal demi kelancaran suatu pelayanan pada suatu instansi harus didukung dengan suatu aturan yang jelas agar setiap aparat dapat menjalankan tugas secara efektif dan efisien sesuai dengan visi dan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian optimalisasi peran serta kepemimpinan perlu dilakukan agar dapat memperbaiki dan juga meningkatkan kinerja aparatur di Direktorat Pelayanan Air dan Sanitasi Nasional di masa yang akan datang yaitu melalui pelatihan-pelatihan teknis fungsional dalam tugas pokok dan fungsi lebih professional. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Produktivitas, Kepemimpinan, Sumber Daya Manusia, Budaya Birokrasi.
Kata Kunci : Hubungan Internasional - Jerman