Peranan OKI (Organisasi Konferensi Islam) dalam Penyelesaian Konflik Moro Di Filipina Selatan (1976-1996)
KURNIANINGSIH, Indah, Indah Kurnianingsih
2004 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPembangunan di daerah harus mampu menggali potensi unggulan yang ada. Pembangunan sektor pariwisata menjadi wacana menarik bagi daerah, khususnya bagi daerah yang memiliki potensi alam. Tetapi pengembangan pariwisata rentan terjadi pada kerusakan alam maka perlu pengembangan pariwisata kearah ekowisata. Ekowisata lebih dikenal dengan konsep pariwisata berkelanjutan dengan pengembangan pariwisata juga melibatkan dengan masyarakat di sekitar obyek wisata. Konsep ekowisata diharapkan berdampak signifikan kepada masyarakat karena tidak hanya menawarkan keindahan alam juga dilakukan perpaduan dengan wisata budaya. Sehingga hal ini menjadi tawaran menarik bagi wisatawan, dan nantinya juga berdampak pada perekonomian daerah seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan. Kawah Ijen kaya akan potensi alam dan budaya di sekitar kawasan, hal inilah yang ditawarkan dalam bentuk ekowisata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif , dimana penulis mengkaji dengan pendekatan positivistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data Primer diolah dari hasil wawancara dan observasi di lapangan. Sedangkan data sekunder diolah berdasarkan dokumentasi yang ada yaitu dari RIPD, RPJMD serta dokumen lainnya yang berkaitan terhadap penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil dalam proses implementasi ekowisata di kawasan kawah Ijen, belum berjalan optimal hanya fokus kepada perbaikan jalan sementara dari sektor pelestarian, pendidikan, serta pariwisata cukup. Untuk sektor ekonomi dan pastisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata, perlu perbaikan dari fokus sumber daya keuangan dengan memberi lebih banyak ruang lagi bagi masyarakat sehingga ke depannya mampu menimbulkan multifier efek. Selanjutnya pengembangan ekowisata kurang efektif karena dari komunikasi terkait sosialisasi belum berjalan baik, kemudian sumber daya keuangan lebih fokus pada promosi dan perbaikan jalan, dan sikap serta perilaku cenderung berbeda-beda tidak sinergi. Artinya pengembangan ekowisata lebih berjalan sendiri-sendiri dari pihak-pihak yang terlibat karena perbedaan pandangan antara pemerintah dan pengelola sehingga implementasi ekowisata belum berjalan efektif Sebagai masukan untuk perbaikan implementasi ekowisata kedepannya maka direkomendasikan beberapa hal sebagai berikut diantaranya: 1) Lebih mengutamakan partisipasi masyarakat sekitar; 2) Perlu optimalisasi program sesuaikan dengan konsep yang ada; 3) peningkatan komunikasi secara intensif kepada pihak-pihak yang terlibat; 4) sektor sumber daya manusia (SDM) perlu peningkatan kualitas dan sumber daya keungan perlu transparansi anggaran serta alokasi anggaran tersebut; 5) Perlu sosialisasi pemahaman akan ekowisata; 6) Legalitas Kawah Ijen; 7) Perlu pendekatan dan pertemuan sebagai bentuk evaluasi terhadap program ekowisata Kata Kunci : Pariwisata, Implementasi, Ekowisata dan kawah Ijen
Kata Kunci : Islam, Moro