Minoritas Muslim dan Tantangan Integrasi Nasional di Perancis
MAHMUD, Muhammad, Muhammad mahmud
2004 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Posyandu di Kota Yogyakarta dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kinerja program gizi di Posyandu melalui indikator SKDN (K/S, D/S, N/D dan N/S) dengan target pencapaian yang sudah ditetapkan serta cakupan tiap jenis pelayanan di Posyandu digunakan untuk melihat dan mengetahui gambaran dan faktor yang mendukung pemanfaatan Posyandu oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang diperoleh bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dengan melakukan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap informan di lapangan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari hasilhasil laporan, dokumen, dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu. Logika teoritik pemanfaatan Posyandu adalah bahwa pelaksanaan kegiatan Posyandu akan terus berlanjut manakala terdapat partisipasi masyarakat yang besar terhadap kegiatannya dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada di Posyandu. Posyandu akan terus berjalan dengan adanya swadaya dari, oleh dan untuk masyarakat. Dukungan unsur lain seperti pemerintah adalah hanya dalam memberikan perhatian dengan memberikan pembinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Posyandu di Kota Yogyakarta yang didasarkan oleh indikator yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut: K/S sudah mencapai target, didasarkan kepemilikan KMS dan buku KIA; D/S belum mencapai target karena tidak seluruh sasaran Posyandu datang saat hari buka dan melakukan penimbangan; N/D belum mencapai target, sasaran balita yang ditimbang tidak seluruhnya naik berat badannya; N/S belum mencapai target, karena seluruh sasaran Posyandu tidak mengalami kenaikan berat badan. Untuk cakupan pelayanan KIA, sudah mencapai target dilihat dari pemeriksaan dan persalinan oleh tenaga kesehatan. Untuk cakupan pelayanan KB sudah mencapai target dilihat dari keikutsertaan menggunakan alat kontrasepsi. Sedangkan untuk cakupan pelayanan gizi diutamakan untuk melakukan deteksi dini seperti kejadian gizi buruk, gizi kurang dan BGM. Pemanfaatan Posyandu di Kota Yogyakarta sangat dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat terutama peran aktif baik oleh masyarakat sebagai pemanfaat pelayanan maupun oleh kader yang menggerakkan kegiatan pelayanan. Peran pemerintah yang dilakukan oleh Puskesmas adalah dalam rangka mendukung keberhasilan program kesehatan. Dukungan pemanfaatan Posyandu diberikan juga dengan ketersediaan sarana prasarana, dana dan SDM. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran pemerintah dalam pengalokasian dana, peningkatan kapasitas petugas pembina dan peningkatan kerjasama lintas sektor untuk peningkatan kualitas Posyandu dan pemanfaatannya. Kata kunci: Pemanfaatan Posyandu, partisipasi masyarakat, peran pemerintah
Kata Kunci : Islam, Perancis