Strategi Nir Kekerasan Aung San Suu Kyi dalam Menghadapi Pemerintahan Junta Militer di Myanmar
MERDEKAWATY, Varina,
2003 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalMasalah kesehatan khususnya bagi masyarakat miskin dari tahun ke tahun bertambah pelik, hal ini tentunya disebabkan oleh dari beberapa faktor diantaranya biaya yang terus meningkat dan tidak diikuti dengan kemampuan ekonomi masyarakat kemudian jumlah penduduk miskin cukup besar sehingga biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menanggung biaya kesehatan membutuhkan anggaran yang juga cukup besar. Dalam penanganannya pemerintah juga telah membuat program kesehatan yaitu program Jamkesmas yang diperuntukan bagi masyarakat miskin namun sering dengan perjalannnya program ini belum mampu mencakup seluruh masyarakat miskin maka pada tahun 2004 lahir undang-undang 40 tentang SJSN yang melahirkan program Jaminan Kesehatan Daerah yang dilaksanakan oleh daerah dan salah satu daerah yang melaksanakan program Jamkesda yaitu pemerintah Kabupaten Donggala dengan harapan untuk aksesibilitas masyarakat miskin di Kabupaten Donggala yang tidak termasuk dalam pada pelayanan kesehatan gratis. Melihat fenomena tersebut, untuk itu penulis tertarik untuk meneliti aksesibilitas masyarakat miskin pada program Jamkesda di Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan survey dan analisa data kualitatif. Sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Banawa pengguna Jamkesda di Puskesmas Donggala. Indikator yang digunakan untuk mengukur aksesibilitas masyarakat miskin yaitu pelaksanaan program Jamkesda dan Akses geografis, akses ekonomi, akses sosial serta akses organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program jamkesda masih ditemukan sejumlah persoalan seperti pendataan secara valid dalam aspek kepersertaan masyarakat miskin belum tuntas. kemudian persoalan sosialisasi program yang tidak pernah dilakukan oleh pihak yang berwenang maupun persoalan pendataan yang kurang lengkap, tidak adanya kartu pengguna Jamkesda seperti kartu Jamkesmas dan tentunya dikarenakan pendanaan yang kurang memadai. Hal ini berdampak pada aksesibilitas masyarakat miskin di kecamatan banawa sebagai pengguna Jamkesda yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan Untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat miskin disarankan agar adanya perubahan alur pelayanan kesehatan yang bisa mempermudah masyarakat miskin untuk memanfaatkan program Jamkesda, dan perlunya petunjuk pelaksanaan secara detail program Jamkesda khususnya dalam hal pembayaran klaim ke pihak PT Askes (persero) serta peningkatan pendanaan untuk program Jamkesda. . Kata kunci: aksesibilitas, masyarakat miskin, program Jamkesda.
Kata Kunci : Politik - Vietnam