Laporkan Masalah

Perubahan Kebijakan Singapura Terhadap Regionalisme Ekonomi di Asia Tenggara Pasca Krisis 1997

TARIGAN, Joy Suranta,

2003 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi keputusan memilih warga Nagari Lumpo pada pemilu legislatif tahun 2009, menarik untuk diteliti bahwa, menjelang pemilu dilaksanakan muncul berbagai macam isu dan gejolak politik di Nagari Lumpo. Salah satunya, pencalonan ketiga kalinya tokoh politik terpercaya mereka untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian, dengan karakteristik masyarakat Nagari Lumpo yang diketahui memiliki tingkat pendidikan rendah dan juga mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, apakah karakter yang demikian mengakibat masyarakat tidak memilih sesuai hati nurani mereka. Berdasarkan latar belakang sebagaimana penjelasan diatas maka ditentukanlah rumusan masalah pada penelitian ini yaitu, Apakah Faktor Orientasi Kandidat dan Faktor Endorsement (dukungan) memiliki pengaruh terhadap perilaku memilih warga Nagari Lumpo dalam Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 di Kabupaten Pesisir Selatan? Teori-teori yang digunakan untuk menjawab pertanyaan diatas adalah pertama, perilaku memilih, faktor-faktor apa yang mempengaruhi perilaku memilih dan tentunya dilengkapi dengan teori Psikologis yang menjadi teori utama dari faktor Orientasi Kandidat dan juga teori Behavioral Decision Theory (BDT) sebagai teori utama dari faktor Endorsement (dukungan). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, adapun bentuk dari metode deskriptif yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah survei. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: kusioner (angket), wawancara, dan studi dokumentasi. Unit analisis dalam penelitian ini adalah para pemilih pada Pemilihan Umum Legislatif 2009 di Nagari Lumpo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multi stage random sampling. Responden yang dijadikan sampel dalam penelitian ini sebanyak 385 orang. Dalam penelitian ini, teknik analisis kuantitatif yang digunakan adalah metode Uji Chi Square, Korelasi Ganda, dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian, menunjukan bahwa dalam Pemilihan Umum Legislatif 2009 di Nagari Lumpo, terdapat pengaruh yang signifikan (nyata) dari faktor orientasi kandidat dan faktor endorsement (dukungan) terhadap perilaku memilih warga Nagari Lumpo. Hal ini didasarkan pada pengujian korelasi parsial antara orientasi kandidat dan endorsement dengan perilaku memilih. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa variabel orientasi kandidat memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,336 dengan signifikansi sebesar 0,000. Sedangkan variabel endorsement memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,249 dengan signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan pada perbandingan nilai koefisien korelasi dan signifikansinya tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel orientasi kandidat relatif lebih dominan dalam mempengaruhi perilaku memilih. Hal ini didasarkan nilai koefisien korelasi variabel orientasi kandidat ini lebih besar dibandingkan dengan variabel endorsement. Hasil tersebut juga didukung oleh pengujian regresi linear berganda, dimana diketahui nilai R square sebesar 0,128. Artinya variasi perilaku memilih responden dalam pemilu legislatif dapat dijelaskan oleh variasi pada orientasi kandidat dan endorsement sebesar 12,8%. Sedangkan sisanya sebesar 87,2% dijelaskan oleh faktor-faktor selain orientasi kandidat dan endorsement (dukungan). Kata Kunci : Pemilu Legislatif, Kandidat, Perilaku Memilih

Kata Kunci : Hubungan Internasional - Singapura


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.