Laporkan Masalah

Isu Non Proliferasi Nuklir dalam Hubungan Bilateral Cina-Amerika Serikat dan Implikasinya pada Partisipasi Cina dalam Rezin Arms Control

SUMANINGSIH, Cahya,

2003 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

The Association of South East Asian Nations (ASEAN) merupakan gabungan dari sepuluh negara di asia tenggara dengan total jumlah penduduk lebih dari 500 juta jiwa. Negara -negara anggota ASEAN secara geografis saling berdekatan dan saling berinteraksi satu sama lainnya. Meskipun demikian, Asean telah melakukan upaya integrasi ekonomi sejak tahun 1976 dan telah menghasilkan beberapa bentuk ekonomi hingga saat ini. Tesis ini akan mengkaji secara mendalam tentang implementasi ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) melalui tahapan dan prinsip integrasi serta hambatan-hambatan politik integrasi regional kawasan asia tenggara (ASEAN). Bab I tesis ini berisi pendahuluan, dimana dalam bab ini terdiri dari latar belakang permasalahan, rumusan masalah, kerangka berfikir, argumen utama, metode penelitian, rencana sistematika penulisan. Bab II berisi gambaran mengenai latar belakang munculnya gagasan Integrasi Ekonomi di kawasan ASEAN dalam kerangka AFTA. Bab III Membahas tahapan dan prinsip integrasi ASEAN melalui pembentukan AFTA. Bab IV Membahas berbagai hambatan politik yang dihadapi AFTA untuk meningkatan integrasi kawasan ASEAN. Sedangkan Bab V merupakan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai integrasi kawasan regional ASEAN diperlukan tahapan integrasi pasar preferensial, area perdagangan bebas, pasar penyeragaman, pasar bersama, uni ekonomi dan integrasi total ekonomi dan prinsip – prinsip integrasi kawasan yaitu hubungan fungsional atau konsep perluasan, peningkatan transaksi, hubungan perundingan dan kesatuan kebijakan, sosialisasi birokrasi, pembentukan kelompok kawasan, perbandingan identitas atau ideologi, keterlibatan aktor eksternal dalam proses. Selanjutnya dalam meningkatkan integrasi kawasan regional ASEAN tersebut terdapat hambatan politik meliputi permasalahan keamanan yaitu konflik perbatasan dan adanya konflik ideologi, kebijakan pemerintahan yaitu orientasi kepentingan, kemampuan negosiasi dan Pergantian Kepemimpinan, kemudian permasalahan kelembagaan yaitu kesekretariatan ASEAN dan Kelemahan mekanisme CEPT. Kata Kunci : Integrasi Kawasan, AFTA, Hambatan Politik ASEAN, .

Kata Kunci : Hubungan Internasional - Cina


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.