Krisis Ekonomi Thailang 1997-1998; Suatai Tinjauan Ekonomi-Politik
KUSUMA, Ahmad Wira, Ahmad Wira Kusuma
2001 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini membahas tentang perubahan kebijakan pertahahan Jepang pasca perang dingin. Dalam penelitian ini, penulis merumuskan pokok masalah yakni Mengapa pemerintah Jepang melakukan perubahan kebijakan pertahanannya pasca perang dingin. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif guna mendeskripsikan dan memahami fakta atau gambaran yang terjadi. Data dan informasi diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan berupa metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan terdapat kesimpulan yakni pertama, bahwa terjadinya perubahan kebijakan pertahanan Jepang pada masa perang dingin disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal dipengaruhi oleh (1) terjadinya perubahan lingkungan strategis di Kawasan Asia Timur yang ditandai adanya kebijakan modernisasi militer China; (2) adanya kapabilitas kepemilikan senjata nuklir Korea Utara yang dapat mengancam stabilitas keamanan kawasan; serta (3) dukungan Amerika Serikat. Sedangkan faktor internal dipengaruhi oleh (1) Aktor/elit pemerintahan Jepang yang menginginkan perubahan kebijakan pertahanan Jepang menjadi militer yang kuat sehingga peran Pasukan Bela Diri mampu memainkan peran strategis nasional, regional maupun internasional; (2) adanya dukungan penuh dari partai politik yang berkuasa; serta (3) dukungan/persepsi dari masyarakat Jepang. Kedua, puncak perubahan kebijakan pertahanan Jepang ditandai dengan terjadinya perubahan pada aspek institusi yakni berubahnya Badan Pertahanan Jepang menjadi Departemen Pertahanan Jepang.
Kata Kunci : Ekonomi, Thailand