Laporkan Masalah

Amandemen-Konstitusi Tahun 2000 dan Rekonsiliasi Nasional di Sri Lanka

HERNANTO, Yudhie,

2003 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini merupakan penelitian yang menempatkan Lembaga Masyarakat Adat sebagai subjek penelitian. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa masyarakat adat tidak dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan, serta mengetahui kemungkinan-kemungkinan masyarakat adat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, menemukan upaya yang harus dilakukan masyarakat adat agar dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Daerah penelitian terletak di Distrik Kokoda Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode survey dengan menggunakan wawancara dan observasi. Penelitian ini sekaligus ingin mengetahui sejauh mana ruang dan peran yang telah diberikan pemerintah bagi Lembaga Adat sebagai wujud implementasi UU no 21 Tahun 2001 tentang otsus di tanah Papua, namun kenyataannya Lembaga Masyarakat Adat sebagai sebuah institusi non formal dalam perjalanannya mampu menyelesaikan berbagai macam masalah hukum dan konflik sosial telah berhasil diselesaikan dengan menggunakan pendekatan secara adat. Hasil dari penelitian ini adalah :1). Peran LMA dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan pemerintah yang diwujudkan melalui keikutsertaan di musrenbang baik di tingkat kampung, distrik, maupun kabupaten., 2). LMA juga berperan besar dalam pengembangan ekonomi di tingkat, 3). LMA dalam kiprahnya di daerah mempunyai kelebihan yaitu mampu merangkul berbagai macam lapisan masyarakat bawah dengan menggunakan pendekatan adat dikala terjadi konflik horisontal antara warga akan tetapi LMA juga mempunyai kelemahan yaitu belum diakui secara resmi oleh pemerintah karena masih dianggap organisasi yang tidak resmi terutama di Provinsi Papua pada umumnya dan Kabupaten Sorong Selatan pada khususnya.

Kata Kunci : Konsitutsi - Sri Lanka


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.