Laporkan Masalah

Praktik Amakudari Dalam Politik Bisnis Di Jepang

GHOFAR Ismail,

1999 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Banyak sekali program pemberdayaan untuk mengatasi kemiskinan yang muncul belakangan ini. Salah satu program yang sampai saat ini masih berjalan adalah program PNPM-MP yang muncul sejak Tahun 2007. Dalam perkembangannya program ini telah mengalami kesuksesan maupun kegagalan. Asumsinya adalah berhasil atau tidaknya program salah satunya disebabkan oleh adalah tindakan yang dilakukan oleh pelaku atau penerima dana itu sendiri. Bagaimana mereka memandang dana bergulir UEP PNPM-MP. Oleh karena itu, yang mengetahui berhasil atau tidaknya program adalah pelaku (anggota kelompok penerima dana) itu sendiri. Penelitian ini difokuskan pada persepsi anggota kelompok penerima tentang dana bergulir usaha ekonomi produktif PNPM-MP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan dan penilaian anggota kelompok penerima tentang bantuan dana bergulir UEP PNPM-MP; Etos kerja anggota kelompok penerima bantuan berkaitan dengan semangat, hidup hemat, konsistensi penggunaan dana, mengutamakan hasil, tanggung jawab, disiplin; dan strategi dan pengelolaan dana. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Alasan mengambil penelitian di Desa Bangunsari ini karena tingkat keberhasilan dalam pengembalian dana cukup tinggi dibanding dengan kelompok peminjam di desa lain yang tergabung dalam peminjam UPK Kecamatan. Informan dalam penelitian ini adalah anggota kelompok penerima dana bergulir. Dalam pengambilan informan menggunakan teknik purposive (tujuan) dan informannya sebanyak 17 orang. Penelitian ini mengumpulkan data dengan tiga cara yaitu: observasi, wawancara mendalam ( in-deep interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata anggota kelompok penerima dana bergulir UEP PNPM-MP mempersepsikan dana bergulir tersebut sebagai dana yang dipinjamkan oleh Pemerintah. Karena bentuknya pinjaman, maka mereka mempertanggung jawabkan dana tersebut dengan baik yaitu dengan cara menggunakan dana untuk menjalankan usaha serta mengembalikan dana secara disiplin. Hal ini menjawab berbagai asumsi tentang kegagalan program disebabakan oleh persepsi penerima yang mengaggap bahwa dana PNPM-MP ini sebagai dana bantuan murni artinya dana tersebut diberikan secara cuma-cuma. Persepsi anggota kelompok penerima dana ini mengakibatkan etos kerja mereka ini menjadi baik. Etos kerja mereka ini ditunjukkan dengan munculnya semangat, konsisten, pola hidup hemat dan disiplin dan tepat waktu dalam mengembalikan dana bergulir. Terdapat beberapa alasan mengapa anggota kelompok penerima dana bersikap disiplin dan tepat waktu dalam mengembalikan pinjaman, karena patuh terhadap peraturan yang sudah ditetapkan, kesadaran dalam diri mereka sendiri, takut tidak dipinjami kembali, adanya tanggung jawab, dan malu kepada tetangga dan anggota lain jika telat atau macet mengangsur. Namun, etos kerja mereka masih belum didukung sikap professional dalam pengelolaan usaha mereka. Ini dibuktikan dengan, meskipun dana dimanfaatkan dengan baik yaitu untuk kegiatan usaha ekonomi produktif, namun dalam pengelolaan dana dalam hal kalkulasi keuntungan dan membentuk tabungan mereka kurang mampu melakukannya. Hal ini disebabkan oleh pemahaman dan pendidikan yang mereka miliki. Kata kunci: Program Dana Bergulir, Persepsi, Etos Kerja, dan Pengelolaan Usaha Ekonomi Produktif PNPM-MP

Kata Kunci : Praktik Amakudari


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.