Masalah Minoritas Dan Integrasi Nasional Studi Kasus : Minoritas Muslim Xingjiang-Uighur Di Cina 1949-1999
WINNER Agung Pribadi,
1999 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalGlobalisasi dan liberalisasi perdagangan dipandang akan menciptakan pasar yang lebih efisien karena akan merujuk kepada sistem perdagangan bebas. Globalisasi ekonomi mengakibatkan semakin banyak negara- negara di dunia yang terlibat langsung dalam kegiatan perdagangan internasional. Kakao Indonesia memiliki potensi yang baik dan memiliki prospek yang cerah sebagai modal dalam perdagangan internasional Indonesia. Hal ini dikarenakan Indonesia adalah produsen kakao terbesar ketiga di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana serta pemasok biji kakao paling signifikan di Asia Timur. Daya saing yang tinggi dalam berbagai bidang merupakan salah satu faktor penting dalam perdagangan internasional. Memasarkan produk ke luar negeri sangat kompetitif. Sehingga kemampuan untuk mengembangkan komoditas ekspor menjadi hal penting. Dalam analisis global value chain, hal ini dapat dilakukan melalui governance dan upgrading pada setiap aspek rantai produksi. Hal ini juga berlaku dalam perdagangan kakao internasional Indonesia agar mempunyai daya saing yang tinggi untuk dalam perdagangan internasional. Keywords : kakao, perdagangan internasional, hambatan, daya saing, global value chain, governance, upgrading, upaya
Kata Kunci : Masalah Minoritas