Laporkan Masalah

Internalisasi Konsep Pembangunan Berkelanjutan dalam Kebijakan Pengembangan Pariwisata di Indonesia

FERAJAB, Muhammad R.,

2000 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Tesis yang berjudul Hiperrealitas Pencarian Jodoh Dibalik Take Him Out (THO) Indonesia ini merupakan penelitian yang dilatarbelakangi munculnya reality show ajang perjodohan instan di televisi. Mencari jodoh kini sudah masuk ke industri hiburan televisi dan menjadi fenomena sosial. Dengan masuknya pencarian jodoh ke industri hiburan televisi, maka pencarian jodoh layar kaca ini harus mengikuti hukum pertelevisian dengan menjual komoditi dan mendistorsi realitas pencarian jodoh menjadi realitas pencarian jodoh media yang melebihi kenyataan (hiperrealitas) Penelitian ini menggunakan tayangan reality show Take Him Out Indonesia sebagai objek penelitian. Penelitian ini mengkaji bagaimana permainan dan peranan tanda dalam tayangan THO Indonesia mengonstruk dunia hiperrealitas pencarian jodoh layar kaca; serta bagaimana konsekuensi dari permainan tanda tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hipersemiotika. Dengan metode ini, penafsiran tanda berpegang pada enam konsep tanda dalam hipersemiotika yang berkaitan dengan hypersign sebagai pembentuk hiperrealitas. Analisis teks difokuskan permainan dan peranan tanda yang dimulai dari komodifikasi (tanda) cinta, serta tanda-tanda lain yang melekat pada komoditi yang memunculkan kodekode tertentu. Hasil pembacaan permainan dan peran tanda menunjukkan bahwa dalam THO Indonesia, terjadi komodifikasi (tanda) cinta atau perjodohan yang mementingkan nilai lebih dari nilai tukar yaitu mencari keuntungan sebesar-besarnya. Komoditi cinta atau perjodohan ini mengalami pengestetikaan dengan mementingkan rancangan, kemasan dan visual yang menonjolkan permainan permukaan yang diantaranya dapat dilihat dari sosok presenter, potongan gambar, pencahayaan, panggung, musik populer, latar musik artifisial, pakaian host, co-host dan kontestan. Permainan tanda juga terlihat dari simulasi pencarian jodoh yang menawarkan para kontestan perbedaan dalam mencari jodoh. Simulasi tersebut juga menampilkan kontestan yang memiliki citra seolah-olah, yang tidak simetris dengan realitas, namun justru citra tersebutlah yang dianggap sebagai realitas. Citra-citra pasangan tersebut diantaranya: pasangan yang mengikuti mode, pasangan yang kompak, serasi dan cocok. Permainan dan peranan tanda tersebut memiliki konsekuensi yang berkaitan dengan hiperrealitas media, yaitu: (a) mencari jodoh yang merupakan urusan privat sudah dibisniskan sehingga kabur sekat antara urusan privat dengan urusan publik; (b) lahirnya kecabulan informasi karena dalam acara ini informasi kecil atau rahasia seseorang ditelanjangi secara gamblang; (c) mencuatkan man of the show dari pribadi-pribadi narsis yang dapat bekerja sesuai dengan ideologi hiburan televisi; (d) rekonstruksi identitas di televisi yang terus-menerus yang dihubungkan dengan gaya, penampilan, dan citra untuk menampilkan saya yang gaya dan “layak” yang diakui dan bisa diikuti orang lain. Kata Kunci: Take Him Out Indonesia, Hiperrealitas, Realitas, Simulasi, Citra, Televisi, Kemasan, Visual, Komodifikasi, Komoditi

Kata Kunci : Pariwisata - Indonesai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.