Laporkan Masalah

Isu Lingkungan dalam Skema Penyelesaian Hutang Luar Negeri; Studi Kasus Debt For Nature Swaps di Filipina

SURYANTO, Bambang, Bambang Suryanto

2001 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Kajian ini menitikbertakan pada “Strategi Politik Aristokrat Di Pemilu” yang memfokuskan tentang kemenangan Sultan Ternate, Kekalahan Sultan Tidore dan Sultan Jailolo di Pemilihan Umum DPD RI tahun 2009 di Provinsi Maluku Utara. Dengan kata lain bagaimana startegi para aristocrat yang bertarung dalam arena electoral (pemilu DPD) Tahun 2009. Dalam penelitian ini mengunakan study komparatif dengan mengunakan pendekatan kualitatif dan merujuk pada data primer dan sakunder. Sementara data yang diperoleh melalui observasi lapangan, serta wawancara mendalam (indepth interview) kepada informain yang berkompotensi yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kemenangan Sultan Ternate di electoral DPD 2009 antara lain karena Sultan Ternate (Mudaffar Sjah) mampu mengkapitalisasi modalitas sebagai strategi politik di arena electoral. Sultan Ternate juga memiliki kharisma di masyarakat, Sultan Ternate didukung oleh masyarkat adatnya dan strukur lembaga adatnya, Disamping itu juga Sultan Ternate (Mudaffar Sjah) yang secara intelektual dan secara politik sudah di akui oleh publik di Maluku Utara yang sudah berpengalaman sebagai politisi dan anggota MPR dari Orde baru sampai sekarang. Sedangkan kekalahan Sultan Tidore dan Sultan Jailolo di arena elektoral DPD 2009 karna kedua sultan tersebut tidak mampu kapitalisasi modalitas sebagai strategi politik. Dan kurang adanya sosialisasi diri terhadap publik dan lemahnya komunikasi politik dengan elit dan masyarakat dan tidak di dukung oleh struktur adat di masingmasing wilayahnya. Komunikasi politik yang tidak terbangun dengan elit politik diwilayahnya dan ketika kedua kesultanan ini terpilih di legislatif baik pusat maupun daerah tidak bisa berbuat banyak untuk kepentingan daerahnya. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa peran kepemilikan modalitas dan strategi politik di electoral sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan atau saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Artinya bahwa, dalam sebuah kompetisi elektoral, Aristokrat harus mampu mengkapitalisasi modalitas sebagai strategi politiknya di arena tersebut untuk meraih kemenangan di elektoral. Kata kunci : Strategi Politik, Modalitas, Aristokrat, Pemilu.

Kata Kunci : Ekonomi, Piliphina


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.