Reaksi Negara-negara ASEAN Terhadap Modernisasi Militer Cina di Era 1990 an
USARATRI, Dyah Intan, Dyah Intan Usaratri
1996 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalTujuan terpenting dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dinamika implementasi hasil kesepakatan Sosek Malindo dan pada saat yang bersamaan juga berupaya mengukur derajat kepatuhan (compliance) masing-masing pihak yang bekerjasama dalam rezim perjanjian kerjasama Sosek Malindo tingkat daerah Provinsi Kalimatan Timur-Negeri Sabah. Lebih lanjut penelitian ini juga mencoba untuk menganalisis kegagalan rezim kerjasama Sosek Malindo dalam menciptakan mekanisme compliance, serta implikasinya terhadap pelaksanaan hasil kesepakatan dan perilaku compliance aktor-aktor yang terlibat dalam perjanjian kerjasama. Untuk menjelaskan problematika yang menjadi fokus dalam penelitian ini maka dibutuhkan penggunaan teori rezim internasional dan teori compliance. Teori rezim internasional dalam penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan dinamika perjanjian kerjasama Sosek Malindo. Sedangkan teori compliance digunakan untuk mengukur derajat kepatuhan dari masing-masing pihak yang membuat kesepakatan, serta difungsikan untuk menganalisis prosedur/mekanisme dan strategi pengelolaan kesepakatan. Secara metodologi penelitian lapangan ini menggunakan teknik analisis data kualitatif. Sementara teknik pengumpulan datanya melalui metode wawancara mendalam untuk data primer dan studi kepustakaan untuk data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rezim perjanjian kerjasama Sosek Malindo telah gagal dalam menciptakan mekanisme compliance. Kegagalan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: keterbatasan wewenang aktor, faktor kepentingan, serta strategi pengelolaan rezim perjanjian Sosek Malindo yang tidak menggunakan metode persuasif. Kondisi ini kemudian berimplikasi terhadap proses implementasi hasil kesepakatan dan derajat compliance aktor yang membuat kesepakatan. Kata-kata Kunci: Compliance, Rezim, Sosek Malindo
Kata Kunci : Politik, Asia Tenggara