Laporkan Masalah

Implikasi Pemogokan Buruh Terhadap Kebijakan Pemerintah Presiden Kim Dae-Jung

TOLHAH Ubaidi,

1999 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

"Baobab" adalah salah satu organisasi non-pemerintah, yang fokus pada masalah hak-hak perempuan di bawah tiga sistem hukum di Nigeria, yaitu adat, negara (UU) dan agama (Syariah). Tesis ini akan fokus pada peran "Baobab" dalam mempromosikan hak-hak asasi perempuan di Nigeria dengan memobilisasi sumber daya yaitu jaringan, media, dan keuangan. "Baobab" membentuk jaringan baik nasional maupun internasional untuk membangun kapasitas, mendapatkan hibah (bantuan keuangan) dan mendukung aksi kolektif untuk membuat perubahan bagi perempuan. "Baobab" juga menggunakan media sebagai alat untuk komunikasi dan berusaha lebih banyak tekanan kepada pemerintah untuk lebih serius dalam melawan kekerasan terhadap perempuan. Upaya "Baobab" dalam mempromosikan hak-hak asasi perempuan khususnya dalam hukum Syariah, bukan pekerjaan mudah untuk dilakukan karena "Baobab" harus menghadapi kelompok pro-Syariah, yang disebut hisbah, yang memiliki dukungan penuh dari pemerintah negara bagian seperti dana dan fasilitas. Tugas hisbah adalah untuk menegakkan hukum Syariah. Penegakan hukum Syariah oleh hisbah sering melanggar hak asasi perempuan. Hal ini diperburuk oleh fakta bahwa wanita tidak menyadari hak-hak mereka sehingga mereka cenderung untuk menerimanya. Kata kunci: mobilisasi sumber daya, patriarki, hak asasi perempuan, hukum syariah, hisbah.

Kata Kunci : Implikasi Pemogokan Buruh


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.