Implementasi Pembangunan Berkelanjutan Dalam Pengelolaan Hutan INdonesia : Suatu Tinjauan Ekonomi Politik
ADHITYA Yoga Prasetya,
1999 | Skripsi | Ilmu Hubungan InternasionalKebijakan Pertahanan Amerika Serikat (AS) pasca tragedi WTC 11 September 2011 benar benar mengubah arah politik internasional. Doktrin Bush tentang “War On Terrorism" mengarahkan pandangan dunia kepada Al Qaeda sebagai organisasi yang bertanggung jawab atas terorisme internasional. Situasi keamanan internasional juga menjadi benar-benar terbalik pasca doktrin Bush ini. Tesis ini menjelaskan bagaimana dampak dari kebijakan AS tersebut, dan mengapa hasil dari kebijakan itu berbeda ketika diterapkan pada keamanan dalam negeri dan keamanan internasional. Dengan berpijak pada pendekatan realis tentang terorisme yang dikemukakan Robert Pape dan Teori Keamanan Nasional, penelitian ini kemudian menjelaskan berbagai kebijakan dan program baru yang muncul mengikuti doktrin Bush. Kebijakan dalam negeri dilakukan dengan berbagai pelatihan keamanan masyarakat, perningkatan pelayanan kesehatan, reorganisasi kantor intelijen, peningkatan kerjasama perbatasan dan memeriksa ulang perangkat keamanan di bandara. Peningkatan keamanan yang dilakukan di sepanjang perbatasan AS-Kanada dan ASMeksiko serta juga di seluruh bandara di AS, membawa rasa aman bagi rakyat AS. Pada sisi lain, dampak yang berbeda terlihat dari hasil program-program keamanan internasional AS yang mengikuti doktrin Bush tersebut. Invasi AS (dan PBB) ke Afghanistan justru memunculkan berbagai peristiwa terorisme baru di seluruh dunia. Dan jumlah serangan teroris meningkat lagi setelah adanya invasi AS ke Irak. Tesis ini menjelaskan sejumlah fakta tentang adanya kepentingan AS di Irak dan Timur Tengah yang memicu invasi tersebut. Sejumlah fakta juga ditampilkan untuk menjelaskan penyebab kemunculan berbagai kelompok teroris yang baru. Label AS sebagai polisi dunia yang arogan justru meningkatkan perlawanan kelompok teroris, karenanya, jumlah korban seragnan teroris pun terus meningkat. Terorisme tidak bisa dihapuskan hanya dengan serangan militer. Dan menjadi negara super power bukanlah menjadi negara yang mengatur dunia, tetapi bagaimana negara besar bisa membantu Negara-negara kecil yang belum maju. Termasuk juga memberikan perhatian pada kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan pengakuan dari pihak lain. Kata kunci : Keamanan, Kebijakan, Amerika Serikat, Terorisme
Kata Kunci : Implementasi Pembangunan